Kartini 4.0: Empowerment atau Eksploitasi?
Oleh : Prof. Dr. Ir. Naidah Naing, ST., MS., IAI., IPU
(Dosen Prodi Arsitektur Universitas Muslim Indonesia)
"Habis gelap, terbitlah terang." Kutipan legendaris Kartini ini menjadi mantra perjuangan perempuan Indonesia sejak awal abad ke-20. Perkembangan perempuan di abad ke-21, tepatnya di era digital 4.0, perempuan tampak begitu dominan: mereka tampil sebagai influencer, content creator, pemilik bisnis daring, hingga penggerak sosial. Teknologi memberi ruang baru yang dahulu mungkin hanya bisa dibayangkan Kartini. Namun, apakah semangat Kartini masih relevan dalam era digital, saat perempuan mengambil peran besar di berbagai platform media sosial? Ataukah perjuangan emansipasi kini dibayangi bentuk baru dari eksploitasi?


