"Simpul Fitrah di Shelter Kunjung Mae": Mengintegrasikan Perlindungan Sosial dan Ketahanan Lingkungan

SOROTMAKASSAR – MAKASSAR.

Di bawah naungan langit malam yang cerah namun berbalut kelembapan udara yang cukup pekat, atmosfer kehangatan justru menyerbak di Jalan Lamadukelleng Buntu. Selasa (7/4/2026), Shelter Warga Kelurahan Kunjung Mae bertransformasi menjadi ruang silaturahmi yang sarat makna. Acara Halalbihalal ini menjadi momentum penguatan simpul koordinasi antara Kepala Kelurahan, aparat keamanan (Babinsa & Bhabinkamtibmas), perangkat RT/RW, Satlinmas, hingga tokoh masyarakat setempat.


Membuka tirai sambutan, Ketua Shelter Kelurahan Kunjung Mae, Drs. Hasanuddin, memberikan paparan mendalam mengenai vitalitas lembaga sosial berbasis komunitas tersebut. Shelter Warga, yang berada di bawah payung Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar, merupakan manifestasi nyata dari visi Wali Kota Makassar dalam menghadirkan perlindungan publik yang inklusif.
"Shelter ini adalah benteng pertama sekaligus pusat penanganan awal bagi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Ini adalah inovasi yang mendekatkan akses keadilan ke pintu rumah warga," tegas Hasanuddin. Ia menyerukan kepada seluruh Ketua RT/RW untuk menghilangkan rasa sungkan dalam mendeteksi dan melaporkan setiap indikasi diskriminasi maupun eksploitasi, sembari menekankan pentingnya soliditas kolektif demi menciptakan lingkungan yang ramah bagi kelompok rentan.
Nuansa dialogis kian mengental saat Lurah Kunjung Mae, Syafruddin, SE., MM., naik ke podium memberikan arahan strategis. Beliau menekankan bahwa ketahanan sebuah kelurahan harus ditopang oleh tiga pilar utama: keamanan, kebersihan, dan kemandirian pangan.

Syafruddin menginstruksikan aktivasi kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) sebagai instrumen deteksi dini gangguan kamtibmas. Tak hanya soal keamanan, beliau juga membedah implementasi ekonomi sirkular melalui pemilahan sampah dari sumbernya. Warga didorong untuk terlibat aktif dalam pembuatan biopori sebagai solusi drainase vertikal guna mencegah genangan dan menjaga cadangan air tanah. Ia juga menambahkan menekankan urgensi Gerakan Nasional Indonesia ASRI (GNI ASRI) sebagai fondasi peradaban baru di wilayahnya. Beliau memaparkan bahwa kebersihan bukan lagi sekadar rutinitas, melainkan manifestasi dari instruksi Presiden yang harus bermuara pada lingkungan yang bersih, tertata, dan berkelanjutan.
Lebih jauh, ia membumikan program Urban Farming sebagai solusi ketahanan pangan keluarga. "Keterbatasan lahan jangan menjadi hambatan. Gunakan polybag di pekarangan untuk menanam kebutuhan dapur. Ini adalah cara kita menyukseskan lorong wisata dan kemandirian pangan di Makassar," ajaknya.
Secara khusus, Syafruddin memberikan atensi kepada Ketua RW 03, Mustafa, terkait dinamika pengelolaan limbah di area strategis. Ia menginstruksikan pengawasan ketat terhadap fenomena warga luar yang kerap membuang sampah di kontainer yang diperuntukkan bagi pedagang Pasar Lelong Ikan Rajawali. Ketertiban ini krusial agar kapasitas penampungan tidak meluap yang dapat mencederai estetika dan higienitas kawasan pasar.

Sebagai pemungkas yang memantik semangat, Lurah Kunjung Mae meniupkan kabar gembira yang telah dinanti. Beliau mengumumkan bahwa dalam waktu dekat, sebuah tim penilai akan turun ke lapangan untuk melakukan evaluasi kinerja. Proses ini bertujuan untuk menyeleksi dan menetapkan figur Ketua RT/RW Teladan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam melayani warga dan menyukseskan program pemerintah.
Acara yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh Babinsa Sertu Ari Asep Sitakka, Bhabinkamtibmas Aiptu Jirana Talibe, Ketua Pembina PKK Nurfadilla Syafruddin, Ketua LPM Agatha Rita Taka, serta tokoh masyarakat, yang semuanya bersepakat bahwa kolaborasi adalah energi utama untuk membawa Kelurahan Kunjung Mae menjadi wilayah yang lebih unggul dan harmonis.(Aa007)

Politik

Pendidikan

Opini

Berita Makassar

Kuliner Nusantara

Newsletter

WWW.SOROTMAKASSAR.COM

Taman Telkomas, Jln Satelit IV No. 64 Makassar, Sulawesi Selatan.
Telp/HP : 0411-580918, 0811448368, 082280008368.

Jln Sultan Hasanuddin No. 32 (Kembang Djawa) Makassar, 
Sulawesi Selatan. Telp/Hp : 0811446911. 

Copyright © 2018 SOROTMAKASSAR.COM. All Rights Reserved.

REDAKSIDISCLAIMER | IKLAN