Langkah Nyata Wujudkan Sekolah Bebas Perundungan, Tim Pengabdian Universitas Hasanuddin Gelar Program SAHABAT OSIS di SMAN 3 Kepulauan Selayar

SOROTMAKASSAR -- SELAYAR, Upaya untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, serta terbebas dari segala bentuk perundungan terus digalakkan secara masif di wilayah pesisir Sulawesi Selatan. Dalam rangka merespons tantangan sosial tersebut secara nyata, Tim Pengabdian kepada Masyarakat yang didanai melalui skema hibah internal Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin sukses menyelenggarakan program pengabdian bertajuk "SAHABAT OSIS: Penguatan Peran OSIS dalam Pencegahan Bullying" di SMAN 3 Kepulauan Selayar. Rangkaian kegiatan edukatif dan kolaboratif ini berlangsung selama tiga hari berturut-turut, terhitung sejak tanggal 22 hingga 24 Juli 2026. Seluruh agenda kegiatan dipusatkan di kampus SMAN 3 Kepulauan Selayar yang beralamat di Jalan Pendidikan No. 40 B Pariangan, Desa Harapan, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar.

Program pengabdian masyarakat berbasis hibah LPPM Universitas Hasanuddin ini diinisiasi oleh tim dosen lintas disiplin yang diketuai oleh Dr. Andi Ahmad Hasan Tenriliweng, S.ST., M.Si. Tim pengabdi ini juga beranggotakan para akademisi kompeten, yakni Arini Enar Lestari AR, S.Pd., M.Sos., Novia Fridayanti, M.Si., Muh. Adnan Kasogi, S.Sos., M.Si., Andi Batara Al Isra, S.Sos., M.A., serta Abdul Razaq Z. Cangara, S.I.P., M.Si. Kehadiran para dosen tersebut didukung penuh oleh kontribusi aktif mahasiswa yang berperan penting sebagai fasilitator lapangan dalam memfasilitasi setiap alur kegiatan bersama para peserta di sekolah.


Pelaksanaan program SAHABAT OSIS didasari oleh identifikasi permasalahan mitra yang ditemukan pada tahap koordinasi awal bersama pihak sekolah. Berdasarkan hasil pemetaan mendalam tersebut, terungkap bahwa kegiatan OSIS di SMAN 3 Kepulauan Selayar selama ini masih didominasi oleh aktivitas seremonial dan administratif semata, tanpa adanya pelatihan sistematis mengenai isu sosial yang berkelanjutan seperti pencegahan perundungan. Di samping itu, sekolah juga menghadapi keterbatasan ruang diskusi kolektif antar siswa untuk mengadvokasi hak-hak mereka, serta belum memiliki media pelaporan kasus perundungan yang aman, rahasia, dan terjangkau bagi para pelajar.

Guna menjawab berbagai tantangan mendasar tersebut, tim pengabdian LPPM Universitas Hasanuddin menghadirkan lima solusi intervensi secara terintegrasi. Solusi pertama diawali dengan Workshop Edukasi Anti-Bullying untuk memperkuat literasi dasar siswa mengenai bentuk, dampak, dan penanganan perundungan. Solusi kedua berupa Pelatihan Peer Leader, di mana pengurus OSIS dibekali keterampilan kepemimpinan dan komunikasi efektif agar siap menjadi agen perubahan di lingkungan pergaulannya. Solusi ketiga adalah pendampingan Penyusunan Rencana Aksi OSIS untuk mengintegrasikan program pencegahan ke dalam agenda kerja resmi sekolah. Solusi keempat ditandai dengan Peluncuran "Kotak Cerita SAHABAT", sebuah media pengaduan berbasis kotak fisik serta pemanfaatan barcode QR Code digital yang terhubung langsung secara rahasia kepada Guru Bimbingan Konseling dan Kepala Sekolah. Solusi kelima dilanjutkan dengan Kampanye Media Kreatif melalui pembuatan poster, slogan, dan video pendek edukatif karya siswa.

Antusiasme tinggi terlihat sepanjang kegiatan yang dihadiri oleh puluhan peserta yang berpartisipasi aktif. Tercatat sebanyak 60 siswa yang terdiri dari perwakilan kelas 10 (kelas 1 SMA) serta seluruh Pengurus OSIS SMAN 3 Kepulauan Selayar hadir mengikuti seluruh rangkaian sesi. Tidak hanya siswa, sebanyak 10 guru wali kelas juga turut mendampingi serta terlibat secara intensif dalam kegiatan ini guna memperkuat sinergi antara guru dan murid dalam menciptakan sekolah yang aman.
Sebelum rangkaian materi utama dan agenda kegiatan secara resmi dilaksanakan, seluruh peserta yang terdiri dari 60 siswa dan 10 guru wali kelas terlebih dahulu diwajibkan untuk mengisi pre-test. Pelaksanaan pre-test ini bertujuan untuk mengukur tingkat pemahaman awal serta sejauh mana wawasan para siswa dan guru mengenai isu perundungan, baik dari segi jenis-jenis bullying, dampaknya terhadap psikologis remaja, hingga penanganan awalnya di lingkungan sekolah.
Setelah pengisian pre-test selesai, kegiatan dilanjutkan dengan acara pembukaan resmi. Acara ini diawali dengan sambutan hangat dari Kepala Sekolah SMAN 3 Kepulauan Selayar, Bapak Ridwan, S.Pd., M.Si., yang menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian LPPM Universitas Hasanuddin dan tim pengabdi dalam membangun karakter peserta didik.

Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Ketua Tim Pengabdian, Dr. Andi Ahmad Hasan Tenriliweng, S.ST., M.Si., yang menekankan pentingnya peran aktif siswa dalam menjaga iklim sekolah agar tetap positif dan kondusif. Sesi pemaparan materi inti mengenai bahaya serta langkah pencegahan perundungan dipimpin secara interaktif oleh Arini Enar Lestari AR, S.Pd., M.Sos. Seusai pemaparan materi, para peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengikuti sesi Focus Group Discussion (FGD) guna menguraikan studi kasus nyata dan merumuskan solusi konkret pencegahan perundungan di sekolah. Semangat kolaborasi kian terasa saat masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka di hadapan seluruh audiens. Momen puncak acara diwarnai dengan penulisan ikrar dan komitmen diri anti-bullying yang dituliskan secara personal oleh seluruh peserta di atas lembar kertas deklarasi bersama.

Sebelum seluruh rangkaian kegiatan berakhir dan ditutup secara resmi, tim pengabdian kembali membagikan lembar post-test kepada seluruh siswa dan guru wali kelas. Pengisian post-test ini dilakukan untuk mengukur peningkatan pemahaman, efektivitas materi yang telah disampaikan, serta sejauh mana tingkat kesadaran peserta terkait pencegahan bullying setelah mengikuti pelatihan. Hasil post-test ini diharapkan dapat menjadi tolok ukur keberhasilan program SAHABAT OSIS dalam mengedukasi warga sekolah. Rangkaian kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini pun ditutup secara resmi dengan penuh rasa kebersamaan, keakraban, serta optimisme baru demi mewujudkan SMAN 3 Kepulauan Selayar yang ramah anak, aman, dan bebas dari perundungan. (*)

Gebrakan Global UIT Makassar Gandeng Hamaren Corp Jepang Buka Peluang Kerja Internasional dan Program Diaspora

SOROTMAKASSAR —- MAKASSAR, Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar memperkuat akselerasi reputasi globalnya melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan perusahaan asal Jepang, Hamaren Corporation. Kemitraan strategis ini difokuskan pada perluasan penyerapan tenaga kerja internasional, program pelatihan industri, hingga fasilitasi pendidikan tinggi bagi diaspora Indonesia di Negeri Sakura.

Selengkapnya...

Kepala SDN Rappokalling 67/1 Makassar Bergerak Benahi Fasilitas, Demi Hak Anak Belajar Aman dan Nyaman

SOROTMAKASSAR -- MAKASSAR, Mewujudkan pendidikan yang berkualitas tidak hanya bergantung pada mutu proses pembelajaran, tetapi juga ditunjang oleh ketersediaan sarana dan prasarana yang aman, nyaman, sehat, dan layak. Berangkat dari komitmen tersebut, Kepala UPT SPF SD Negeri Rappokalling 67/1 Makassar, A. Muh. Amir, S.Pd., M.Pd., terus melakukan berbagai pembenahan fasilitas sekolah sebagai upaya menghadirkan lingkungan belajar yang lebih baik bagi sekitar 390 peserta didik.

Selengkapnya...

Andi Muhammad Ichwan Marzuki Optimalkan Jam Mengajar Guru dan Jam Belajar Siswa

SOROTMAKASSAR — MAKASSAR, Pelaksana Tugas Kepala SMA Negeri 24 Makassar, Andi Muh Ichwan Marzuki, menegaskan, prioritas utama yang dijalankannya adalah memastikan guru tidak kehilangan jam mengajar dan siswa tetap memperoleh jam belajar secara optimal. Menurut dia, langkah tersebut menjadi fondasi penting bagi pengembangan SMA Negeri 24 yang masih tergolong sekolah baru dan tengah berbenah dari sisi sarana serta prasarana.

Selengkapnya...

DPRD Sinjai Minta Jalur Afirmasi SPMB Beri Ruang bagi Siswa Kepulauan

SOROTMAKASSAR -- MAKASSAR, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan diminta mengevaluasi pelaksanaan jalur afirmasi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) setelah DPRD Kabupaten Sinjai menemukan kendala yang dialami calon siswa dari wilayah kepulauan. Aspirasi itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Sinjai, Fachriandi Matoa, saat memimpin kunjungan kerja Komisi I DPRD Sinjai ke Dinas Pendidikan Sulsel di Makassar, Kamis (16/7/2025).

Selengkapnya...

Kuota SMA Negeri Penuh, Ahmadi Haruna Usul Disdik Sulsel Gandeng Sekolah Swasta Gratis

SOROTMAKASSAR – MAKASSAR, Pemerhati pendidikan Sulawesi Selatan, Ahmadi Haruna, mendorong Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan menjalin kerja sama dengan sekolah-sekolah swasta untuk menampung calon peserta didik yang tidak tertampung di SMA dan SMK negeri di Kota Makassar. Menurutnya, langkah tersebut menjadi solusi atas terbatasnya daya tampung sekolah negeri pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini.

Selengkapnya...

Top Hit

Politik

Pendidikan

Seputar Sulawesi

Opini

Berita Makassar

Kuliner Nusantara

Newsletter

WWW.SOROTMAKASSAR.COM

Taman Telkomas, Jln Satelit IV No. 64 Makassar, Sulawesi Selatan.
Telp/HP : 0411-580918, 0811448368, 082280008368.

Jln Sultan Hasanuddin No. 32 (Kembang Djawa) Makassar, 
Sulawesi Selatan. Telp/Hp : 0811446911. 

Copyright © 2018 SOROTMAKASSAR.COM. All Rights Reserved.

REDAKSIDISCLAIMER | IKLAN