Kunjung Mae Bersolek: Sinergi Tanpa Tepi Garda Terdepan Kelurahan dalam Balutan GNI ASRI

SOROTMAKASSAR - MAKASSAR
Langit biru yang membentang cerah di ufuk Makassar seolah memberikan restu bagi derap langkah para pengabdi masyarakat. Jumat pagi (17/04/2026), atmosfer produktivitas kembali menyerbak di sepanjang Jalan Merpati, saat jajaran Ketua RT, RW, beserta staf Kelurahan Kunjung Mae turun ke lapangan untuk melaksanakan kerja bakti periode April 2026.

Aksi kolektif ini merupakan kelanjutan dari rangkaian sterilisasi wilayah yang sebelumnya telah sukses menyisir kawasan Jalan H. Bau dan Jalan dr. Ratulangi. Kini, fokus utama dialihkan ke koridor Jalan Merpati guna memastikan estetika dan higienitas salah satu urat nadi transportasi di Kelurahan Kunjung Mae ini tetap dalam kondisi prima.

Namun, kerja bakti kali ini tampil lebih progresif. Selain menyisir residu sampah, jajaran kelurahan bersama unsur terkait melakukan tindakan tegas berupa pembongkaran lapak-lapak liar yang berdiri di atas drainase. Langkah ini diambil sebagai upaya restorasi fungsi saluran air, mengingat keberadaan bangunan non-permanen di atas drainase sering kali menjadi pemicu tersumbatnya aliran air dan merusak pemandangan kota.

Langkah ini merupakan bentuk loyalitas mutlak Lurah Kunjung Mae, Syafruddin, SE., MM., dalam menyukseskan Gerakan Nasional Indonesia ASRI (GNI ASRI). Gagasan besar Presiden Prabowo Subianto ini telah diinternalisasi menjadi komitmen permanen di wilayah Kunjung Mae, yang diimplementasikan secara masif dua kali dalam sepekan.

Dalam arahannya, Syafruddin menyerukan pembagian tugas strategis. Beliau menginstruksikan agar setiap hari Selasa, kerja bakti difokuskan pada penguatan ekosistem di wilayah RW masing-masing. Sementara itu, setiap hari Jumat menjadi momentum "Gerakan Serentak" di lokasi protokol yang ditunjuk secara berkesinambungan.

"GNI ASRI adalah fondasi peradaban baru kita. Pembongkaran lapak di atas drainase ini adalah bagian dari normalisasi wilayah agar aliran air lancar dan lingkungan kembali rapi. Kita tidak hanya membersihkan, tapi juga menata ulang agar sesuai dengan regulasi kebersihan yang dicanangkan Bapak Wali Kota melalui program Makassar Resilien," tegas Syafruddin di sela-sela penataan wilayah.

Penerapan program ini selaras dengan visi ketangguhan kota, di mana setiap kelurahan wajib memastikan infrastruktur publik seperti drainase bebas dari hambatan fisik. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang asri, sehat, dan bebas dari ancaman genangan di tengah dinamika perkotaan.

Semangat gotong royong yang terpancar di sepanjang Jalan Merpati pagi itu membuktikan bahwa instruksi pusat dan daerah dapat terkonversi menjadi energi sosial yang produktif. Wajah jalan protokol yang kini nampak lebih lapang dan bersih menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam menjaga marwah keteraturan kota.

Sebagai penutup dari aksi penuh dedikasi tersebut, seluruh jajaran staf kelurahan bersama perangkat RT dan RW melakukan sesi foto bersama. Dokumentasi ini bukan sekadar kenangan visual, melainkan simbol soliditas kolektif dalam menjaga lingkungan Kelurahan Kunjung Mae tetap aman, tentram, tertib, asri, dan tertata.

Politik

Pendidikan

Opini

Berita Makassar

Kuliner Nusantara

Newsletter

WWW.SOROTMAKASSAR.COM

Taman Telkomas, Jln Satelit IV No. 64 Makassar, Sulawesi Selatan.
Telp/HP : 0411-580918, 0811448368, 082280008368.

Jln Sultan Hasanuddin No. 32 (Kembang Djawa) Makassar, 
Sulawesi Selatan. Telp/Hp : 0811446911. 

Copyright © 2018 SOROTMAKASSAR.COM. All Rights Reserved.

REDAKSIDISCLAIMER | IKLAN