SOROTMAKASSAR - MAKASSAR.
Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Pengurus Daerah Sulawesi Selatan bersama Pengurus Cabang Makassar sukses menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) yang melibatkan masyarakat luas. Agenda kebersamaan ini berlangsung hangat di Bioskop Cinepolis Phinisi Point (Pipo) Makassar pada Kamis (13/8/2026) malam.
Inisiatif ini dirancang sebagai wadah silaturahmi untuk mempertemukan masyarakat Kota Makassar dan sekitarnya yang sangat majemuk. Melalui perjumpaan ini, rasa empati antarsegara diharapkan dapat terus tumbuh hingga bermuara pada makin kokohnya kohesi sosial di tengah publik.
Adapun sinema yang diputar dalam kesempatan tersebut adalah film bertajuk "DEAR YOU" (Love Letters to Grandma - 给阿嬷的情书). Film ini mengangkat kisah perjuangan sebuah keluarga pekerja migran Tionghoa pada awal abad ke-20 dalam menopang dan memperjuangkan kelangsungan hidup mereka.
Alur cerita film tersebut sarat akan pesan moral serta nilai-nilai universal yang abadi, sehingga sangat relevan dijadikan teladan bagi kehidupan keluarga modern saat ini. Salah satunya adalah ketangguhan (resilience) dalam menghadapi himpitan hidup demi menunaikan tanggung jawab menafkahi keluarga, sekaligus wujud kesetiaan kepada pasangan.
Di samping itu, narasi yang diusung juga memancarkan pentingnya integritas dalam dunia kerja maupun bermasyarakat, rasa kawan sejati, empati, kebiasaan gotong royong, ketulusan, kasih sayang keluarga, hingga rasa hormat yang mendalam kepada orang tua.
Tingginya antusiasme warga membuat pihak panitia memutuskan untuk membuka dua sesi penayangan sekaligus dalam satu hari, yaitu pukul 18.15 WITA dan 19.45 WITA dengan total kapasitas mencapai 346 kursi. Penonton yang hadir berasal dari spektrum latar belakang yang amat luas—lintas generasi, lintas etnis (Tionghoa dan non-Tionghoa), pelbagai komunitas keagamaan, organisasi kepemudaan (OKP), serta beragam tingkatan sosial.
"Kami berharap agenda Nobar ini mampu merangsang interaksi yang positif, sekaligus memupuk dan mempererat kehangatan ikatan emosional antarwarga," ujar Ketua Panitia yang juga menjabat sebagai Ketua INTI PC Makassar, Gunawan Salim.
Pada kesempatan yang sama, Ketua INTI PD Sulsel, Albertus Yap, menyampaikan harapannya agar kegiatan menonton bersama ini bisa menjadi semacam oase penyegaran serta ruang untuk merawat harapan bagi setiap anggota, khususnya mereka yang tengah berjuang sebagai tulang punggung keluarga.
"Nilai-nilai luhur yang tersaji dalam film ini patut dijadikan pegangan utama dalam perjuangan hidup kita sehari-hari, apa pun latar belakang profesi yang kita tekuni di tengah masyarakat," tegasnya menutupi. (*)


