SOROTMAKASSAR —- MAKASSAR, Ketua Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) Shanty Halim memperkenalkan metode Story Time English–Indonesian sebagai pendekatan pembelajaran interaktif untuk membantu siswa sekolah dasar mengenal bahasa Inggris melalui kegiatan mendongeng. Program tersebut dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Attaqwa Panaikang, Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Rabu (29/7/2026).
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat itu melibatkan guru dan siswa MI Attaqwa Panaikang dalam sosialisasi bertajuk Program Story Time English–Indonesian: Dongeng Interaktif untuk Siswa SD pada Madrasah Ibtidaiyah Attaqwa Panaikang. Program ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar bahasa Inggris yang lebih menyenangkan sekaligus mendorong partisipasi aktif siswa selama proses pembelajaran.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan anggota Tim PKM PNUP, Drs. Amri, M.Hum., kemudian dilanjutkan sambutan dari perwakilan guru MI Attaqwa Panaikang, Nur Fadillah.
Pada sesi materi, Khadijah Saenong, S.Pd.I., M.Pd. memperkenalkan konsep pengenalan angka dan berhitung dalam bahasa Inggris melalui metode pembelajaran yang interaktif. Selanjutnya, Sitti Sahriana, S.S., M.AppLing. menyampaikan materi pengenalan kosakata bertema Dream Job untuk memperkaya perbendaharaan kata siswa sekaligus mengenalkan berbagai pilihan cita-cita dalam bahasa Inggris.
Sesi utama dipandu oleh Shanty Halim yang membawakan kegiatan Story Time English–Indonesian melalui dongeng interaktif menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Dalam kegiatan tersebut, siswa diajak menyimak cerita, mengenal kosakata baru, menirukan pengucapan kata dan kalimat sederhana dalam bahasa Inggris, serta berpartisipasi aktif menjawab pertanyaan dan berinteraksi sepanjang cerita berlangsung.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.30 hingga 11.00 Wita itu berlangsung dalam suasana interaktif. Antusiasme siswa tampak sepanjang kegiatan dengan keterlibatan aktif pada setiap sesi, sehingga proses belajar berlangsung lebih komunikatif, menarik, dan menyenangkan.
Sebagai penutup, Tim PKM PNUP menyerahkan media pembelajaran kepada MI Attaqwa Panaikang berupa buku cerita, buku dongeng, dan buku bergambar yang memuat berbagai kosakata serta materi pengenalan angka. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan guru sebagai media pendukung pembelajaran bahasa Inggris di lingkungan sekolah. (Hdr)


