SOROTMAKASSAR - HALMAHERA UTARA.
Perayaan Natal Nasional GMKI tahun 2026, yang akan digelar di kota Tobelo, membuat pihak GMKI Halut tak tinggal diam. Berbagai persiapan pun dilakukan, dan salah satunya yaitu pembentukan perangkat panitia dimana Bupati Halut, Piet Hein Babua, resmi dilantik sebagai Ketua Umum Panitia yang digelar di Marahai Hotel, Tobelo, pada Sabtu (26/9/2026).
Pelantikan ini menjadi bagian penting dari rangkaian persiapan pelaksanaan Natal Nasional GMKI yang akan dipusatkan di Tobelo. Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Utara, Drs. E.J. Papilaya, M.T.P., Ketua Umum Sinode GMIH Demianus Itje, Kepala Kejaksaan Negeri Halmahera Utara, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pihak terkait.
Dalam sambutannya sebagai Ketua Umum Panitia Natal Nasional GMKI 2026, Bupati Piet Hein Babua menyampaikan bahwa kepercayaan kepada Halmahera Utara sebagai tuan rumah merupakan sebuah kehormatan sekaligus kebanggaan. Menurutnya, penunjukan tersebut menunjukkan bahwa Halmahera Utara mendapat kepercayaan untuk menjadi bagian dari agenda nasional GMKI.
“Ditunjuknya sebagai tuan rumah Natal Nasional GMKI setanah air merupakan suatu kebanggaan bagi saya khususnya. Artinya, Halmahera sangat dihitung pada panggung nasional,” ujar Piet.
Piet menegaskan, Natal Nasional GMKI tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan Halmahera Utara di tingkat nasional sekaligus memperkuat kebersamaan antara kader dan senior GMKI, pemerintah daerah, gereja, serta seluruh elemen masyarakat.
Karena itu, ia mengajak seluruh pihak yang terlibat dalam kepanitiaan untuk membangun koordinasi dan kerja sama secara maksimal. Menurutnya, suksesnya pelaksanaan agenda nasional tersebut membutuhkan keterlibatan lintas sektor dengan pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas.
“Saya juga mengajak seluruh kader dan senior GMKI Cabang Tobelo untuk menyambut baik dan menyukseskan kegiatan ini. Saya percaya, ada maksud Tuhan yang luar biasa di balik ini,” ungkapnya.
Ajak Kader GMKI Jadi Pribadi yang Berdampak
Selain menyampaikan pesan terkait persiapan Natal Nasional GMKI, Bupati Piet Hein Babua juga mengingatkan kader dan senior GMKI agar terus menjaga nilai-nilai persaudaraan, kerukunan, serta memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.
Ia menekankan bahwa kader GMKI harus mampu menerjemahkan nilai organisasi melalui sikap, tindakan, pengabdian, serta kemampuan beradaptasi di berbagai lingkungan kehidupan.
“Kader dan senior GMKI harus menjadi pribadi yang besar. Kita dibentuk dan dibesarkan di organisasi yang besar, jadi kita wajib menjadi orang-orang besar,” katanya.
Menurut Piet, semangat “Tinggi Iman, Tinggi Ilmu, dan Tinggi Pengabdian” harus terus diwujudkan dalam kehidupan kader. Ia berharap para kader GMKI mampu membawa nilai tersebut di mana pun berada dan memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar.
“Tinggi iman, tinggi ilmu dan tinggi pengabdian harus bertumbuh. Di mana pun kita berada, kita harus tetap beradaptasi dan harus berdampak bagi lingkungan karena di situ nilai GMKI menjadi mahal,” tegasnya.
Pelaksanaan Natal Nasional GMKI Tahun 2026 di Tobelo akan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, gereja, organisasi kepemudaan, kader dan senior GMKI, hingga masyarakat. Dengan telah dilantiknya kepanitiaan, tahapan persiapan selanjutnya diharapkan dapat berjalan melalui koordinasi lintas sektor yang solid.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara bersama seluruh unsur yang terlibat diharapkan terus membangun sinergi dalam mempersiapkan Tobelo sebagai tuan rumah agenda nasional tersebut. Selain menjadi momentum pelayanan dan perayaan iman, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat persaudaraan, kebersamaan, serta kontribusi positif GMKI bagi masyarakat dan bangsa. (co)


