SOROTMAKASSAR - MAKASSAR.
Gelombang dukungan terhadap program kerja Pemerintah Pusat terus mengalir dari berbagai daerah. Hari ini, Rabu (24/6/2026), giliran Kota Makassar yang diwarnai oleh aksi massa skala besar. Sebanyak kurang lebih 2.000 masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Sulsel turun ke jalan menggelar aksi damai untuk menyatakan dukungan penuh terhadap program pro-rakyat Presiden Prabowo Subianto demi mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera.
Aksi yang dipimpin oleh Muh. Aswin, seorang advokat sekaligus alumni Hukum UIN Alauddin dan kader HMI Cabang Makassar, terkonsentrasi di dua titik vital, yakni di bawah jembatan Fly Over dan Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.
Pantauan di lapangan menunjukkan massa aksi mulai berkumpul di bawah Fly Over sejak pukul 09.25 WITA. Sambil membentangkan spanduk, poster, dan pamflet pernyataan sikap, para orator secara bergantian menyuarakan aspirasinya menggunakan megaphone. Pukul 10.09 WITA, gelombang massa semakin membesar setelah sekitar 700 peserta aksi lainnya melakukan long march menyusuri Jalan A.P. Pettarani untuk bergabung di titik utama.
Tidak hanya bertahan di satu titik, massa kemudian memecah formasi secara taktis. Sebanyak 200 orang bergerak terlebih dahulu ke Kantor DPRD Sulsel, disusul oleh rombongan besar sekitar 1.200 massa yang melakukan long march tertib dari Fly Over. Pukul 11.25 WITA, seluruh massa telah menyatu di depan gedung parlemen daerah untuk menggelar orasi ilmiah.
Dalam aksi damai ini, Aliansi Rakyat Sulsel membawa 6 tuntutan utama, yaitu:
1. Dukungan penuh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
2. Desakan evaluasi total terhadap tata kelola MBG agar tepat sasaran.
3. Perbaikan prasarana pendidikan dan percepatan pembangunan Sekolah Rakyat.
4. Penguatan Koperasi Merah Putih sebagai pilar ekonomi rakyat.
5. Dukungan penguatan ekonomi bagi kampung nelayan.
6. Mewujudkan pembangunan nasional yang merata di seluruh pelosok negeri.

Aspirasi ribuan massa ini langsung direspons positif oleh parlemen. Pada pukul 12.08 WITA, Ketua DPRD Sulsel, Drg. A. Rachmatika Dewi, langsung turun menemui para demonstran. Di hadapan massa, perempuan yang akrab disapa Cicu ini menegaskan bahwa DPRD adalah rumah rakyat yang selalu terbuka bagi siapa saja.
"Seluruh aspirasi yang disampaikan oleh rekan-rekan akan kami teruskan ke Pemerintah Pusat, karena kewenangannya memang ada di sana. Sebelumnya kami menerima aspirasi mahasiswa yang menolak Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan hari ini kami menerima yang mendukung. Semua aspirasi ini kami tampung sebagai bahan pertimbangan pusat," ujar Rachmatika.
Ia juga sepakat bahwa evaluasi total diperlukan jika ada tata kelola program yang belum sesuai di lapangan, seraya berterima kasih karena aksi berjalan dengan sangat tertib dan kondusif.
Tepat pukul 12.20 WITA, setelah mendengar tanggapan langsung dari Ketua DPRD, massa dari Aliansi Rakyat Sulsel perlahan membubarkan diri dengan teratur. Aksi yang sempat menyita perhatian publik Makassar ini berakhir dengan aman tanpa ada insiden berarti, memperlihatkan kedewasaan berdemokrasi dari masyarakat Sulawesi Selatan. (*)


