SOROTMAKASSAR -- Maros.
Puluhan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muslim Maros (UMM) menggelar aksi unjuk rasa di Kampus II UMM Jl Kokoa, Kelurahan Allepolea, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Senin (09/03/2020) siang sekitar pukul 14.00 Wita.

Dalam aksi unjuk rasa yang dipimpin Indra Gunawan selaku Jenderal Lapangan dan Merdiyanti sebagai Ketua BEM FEB UMM, para mahasiswa yang berjumlah sekitar 50 orang itu menuntut Rektor UMM hadir menemui mereka untuk melakukan dialog akademik.
Aksi unjuk rasa itu dilaksanakan terkait terjadinya kesalah pahaman pihak Rektor dengan makasiswa FEB UMM. Saat menggelar aksinya, mahasiswa memasang spanduk di depan Gedung Rektorat yang bertuliskan 'Gedung Ini Disegel Oleh Mahasiswa'.
Secara bergantian beberapa mahasiswa melakukan orasi di pelataran parkir depan Gedung Rektorat. Aksi tersebut sempat diwarnai ketegangan ketika para pengunjuk rasa memanggil massa dari yunior mereka yang sementara mengikuti perkuliahan untuk bergabung namun ditolak.
Mahasiswa pengunjuk rasa selanjutnya membakar 2 buah ban mobil, dan tak lama kemudian Dekan 1 FEB UMM, Dr Dahlan menemui mereka dan menyampaikan bahwa Rektor tidak bisa hadir karena sedang mengikuti penarikan mahasiswa KKN di wilayah Kabupaten Pangkep dan Maros.
Setelah Dekan 1 dan perwakilan mahasiswa melakukan mediasi dan meminta pengertian mahasiswa karena Rektor sedang tidak berada di tempat, sekitar pukul 17.10 Wita para pengunjuk rasa mengakhiri aksinya. (im/jw)








