SOROTMAKASSAR -- PAREPARE, Walikota Parepare, H. Tasming Hamid mengaspirasi pejuang subuh shalat subuh berjamaah selama dua tahun ini meramaikan dan memakmurkan masjid-masjid di Kota Parepare, bahkan sampai mengunjungi masjid daerah tetangga, seperti Kabupaten Pinrang, Sidrap, Barru, dan Kabupaten Wajo.
Tasming yang hadir bersama Wakilnya H. Hermanto pada Milad 2 Tahun Majelis Syuhada Kota Parepare pada shalat subuh berjamaah di Masjid Al- Manar Ujung Bulu, Jumat (31/7/2026). Ia menilai kehadiran jamaah pejuang subuh Majelis Syuhada memberi inspirasi masjid-masjid memakmurkan masjid-masjidnya.
Menurutnya, apa yang dilakukan Majelis Syuhada dengan Muasisnya H. Bahtiar Syarifuddin, SE sejalan kebijakannya bersama wakilnya. Dimana telah membuat kebijakan supaya para Aparatur Sipil Negara (ASN) pandai baca Al-Quran dan melaksanakan ibadah sholat lima waktu dengan memakmurkan masjid-masjid. "Semoga kegiatan Majelis Syuhada ini berjalan terus memakmurkan masjid guna meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT", harapnya.
H. Pangerang Rahim selalu Dewan Syuro Majelis Syuhada juga mengapresiasi perkembangan yang dialami Majelis Syuhada Kota Parepare. Mantan wakil Kota Parepare ini semula ketika dirintis H. Bahtiar Syarifuddin hanya sekitar sepuluh orang dan kini sudah mencapai tujuh ratus orang.
Mereka yang datang sebagai jamaah ini, terpanggil untuk melaksanakan ibadah subuh dengan ikhlas dan istiqomah. Anggota jamaahnya dari berbagai kalangan, ada berstatus profesor dan hingga menjabat rektor. Bahkan anggotanya, ada dari luar Kota Parepare seperti Kabupaten Pinrang dan Kabupaten Barru.
Pada peringatan Milad 2 Majelis Syuhada di Masjid Al-Manar, Muassis H. Bahtiar Syarifuddin berterimakasih atas sambutan hangat Ketua DKM Masjid Al-Manar Drs. Rahmat Patajangi bersama pengurus lainnya. Ia menyebut Masjid Al-Manar ini bagian dari perjuangan Majelis Syuhada ketika dirintis.
Saat ini, lanjut Bahtiar, usia Majelis Syuhada akan tepat dua tahun pada 2 Agustus 2026 ini. Dalam usia tersebut sudah 97 masjid yang dikunjungi termasuk di luar Kota Parepare dengan bertepatan pada 100 hari Jum'at.
Seusai mendengar kuliah subuh dari Ustadz Haerudin pasca shalat subuh berjamaah, jamaah Majelis Syuhada ramai-ramai ke rumah jabatan Wakil Walikota Parepare H. Hermanto untuk memenuhi undangan suguhan makan pagi. Sebab pada Milad Majelis Syuhada tidak mengenal nasi tumpeng dan sponsor. "Saya terus terang ada yang mau menyiapkan nasi tumpeng dan sponsor, tapi saya tolak", kata Bahtiar. (TAKDIR ABDUH)


