SOROTMAKASSAR -- Gowa.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mendukung pihak kepolisian melakukan penyelidikan penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD) di Kabupaten Gowa. Apalagi, aparat kepolisian sudah memeriksa 32 kepala desa terkait penggunaan dan pertanggungjawaban anggaran.
Kadis Pembangunan Masyarakat Desa (PMD) Gowa, Muhammad Asrul yang dihubungi media ini Jumat (15/03/2019) mengatakan, pihaknya sangat mendukung langkah polisi mengusut tuntas kasus korupsi ADD sepanjang data dan faktanya jelas ada penyimpangan.
"Pemeriksaan polisi terhadap kepala desa sangat penting untuk mengetahui dengan jelas anggaran yang dikeluarkan dengan fisiknya di lapangan," jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Satreskim Polres Gowa terus melakukan pendalaman terkait dugaan penyelewengan dana desa di Gowa.
Pihak kepolisian telah meningkatkan satu kasus ke tahap penyidikan dari 32 kades yang telah diperiksa. Namun, polisi masih enggan menyebut desa mana yang telah naik ke tahap penyidikan ini.
Polres Gowa fokus melakukan pengecekan antara dokumen penyerapan anggaran dengan kondisi fisik yang sebenarnya. Jangan sampai di atas kertas dana sudah terserap, tapi fisiknya belum sempurna dan bahkan tidak dikerjakan. (alfian)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mendukung pihak kepolisian melakukan penyelidikan penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD) di Kabupaten Gowa. Apalagi, aparat kepolisian sudah memeriksa 32 kepala desa terkait penggunaan dan pertanggungjawaban anggaran.
Kadis Pembangunan Masyarakat Desa (PMD) Gowa, Muhammad Asrul yang dihubungi media ini Jumat (15/03/2019) mengatakan, pihaknya sangat mendukung langkah polisi mengusut tuntas kasus korupsi ADD sepanjang data dan faktanya jelas ada penyimpangan.
"Pemeriksaan polisi terhadap kepala desa sangat penting untuk mengetahui dengan jelas anggaran yang dikeluarkan dengan fisiknya di lapangan," jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Satreskim Polres Gowa terus melakukan pendalaman terkait dugaan penyelewengan dana desa di Gowa.
Pihak kepolisian telah meningkatkan satu kasus ke tahap penyidikan dari 32 kades yang telah diperiksa. Namun, polisi masih enggan menyebut desa mana yang telah naik ke tahap penyidikan ini.
Polres Gowa fokus melakukan pengecekan antara dokumen penyerapan anggaran dengan kondisi fisik yang sebenarnya. Jangan sampai di atas kertas dana sudah terserap, tapi fisiknya belum sempurna dan bahkan tidak dikerjakan. (alfian)








