SOROTMAKASSAR - Makassar.
Masyarakat Sangihe di Kota Makassar dan sekitarnya, Sabtu, 5 Februari 2022, menggelar upacara adat di Balai Kartini Makassar.
Perayaan Tulude merupakan upacara adat masyarakat Sangihe di setiap awal tahun.
Acara adat itu juga dirangkaikan dengan HUT ke-100 Perkumpulan Tundung Mairi (PTM).
Perayaaan Tulude ini diwarnai pemotongan kue adat Tamo. Selanjutnya, diiringi tarian Gunde dan tarian Upase.
Wali Kota Makassar diwakili Asisten 1 Bidang Hukum dan HAM, Andi Irwan Bangsawan, M.Si.
Andi Irwan mengatakan, acara seperti ini harus terus dilaksanakan agar warga Sangihe yang ada di Kota Makassar dan sekitarnya bisa tetap menjaga kebersamaan.
Ketua PTM, Pdt. Stella Manikape mengatakan, PTM adalah wadah masyarakat Sangihe di Kota Makassar dan sekitarnya.
"Melalui wadah ini, katanya, mereka bisa saling mengenal," ujarnya sekaligus meminta anggota PTM yang sudah terdaftar dapat memenuhi kewajibannya sebagai anggota.
Melihat adanya banner yang memuat foto salah seorang anggota DPRD Kota Makassar yang notabene bukan warga Sangihe, terkesan ada muatan politis dalam perayaan ini atau juga mungkin kata orang "tebar pesona" dalam menyongsong 2024.
Hasil wawancara dengan beberapa orang di tempat acara, mengatakan, perayaaan Tulude sudah disusupi muatan politis dan ajang promosi orang yang mempunyai kepentingan.
Terlepas dari semua itu, warga merasa salut buat panitia yang bisa melaksanakan perayaan Tulude dengan baik. (*)








