SOROTMAKASSAR -- Makassar.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, menjadi keynote speaker pada Webinar Kontribusi Sosiologi dalam Meningkatkan Ketahanan Keluarga di Masa dan Pasca Pandemi Covid-19, yang dilaksanakan Universitas Hasanuddin, Rabu (25/11/2020).
Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan pentingnya membangun kedisiplinan, yang dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga.
"Semua harus berkontribusi dalam menghadapi pandemi Covid-19. Dimulai dari membangun kedisiplinan di lingkungan keluarga," kata Abdul Hayat, yang mengikuti webinar dari Baruga Lounge, Kantor Gubernur.
Ia mengungkapkan, tingkat penularan Covid-19 di Sulsel sudah sangat sedikit, dengan Rt dibawah 1. Namun, kita tidak boleh terlena, dan harus berusaha mempertahankan. Tetap dalam posisi menjaga jarak dari aspek kesehatan, menjaga ruang-ruang di sekitar kita, dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.
"Kita sangat memperhatikan ekonomi, karena berkaitan juga dengan masalah sosial," ujarnya.
Selain itu, yang perlu dilakukan menurut Abdul Hayat, adalah memberikan edukasi yang kuat kepada masyarakat. Dimulai dari lingkungan keluarga. Ia menegaskan, ketahanan keluarga sangat penting dalam menghadapi adaptasi kebiasaan baru.
"Yang pertama harus dilakukan adalah tertib di dalam keluarga kita, sehingga begitu keluar dari rumah semua tetap tertib. Ketahanan keluarga sangat berpengaruh dalam mencegah resiko terdampak pandemi Covid-19 ini," terangnya.
Sebelumnya, Rektor Unhas, Prof Dwia Ariestina Pulubuhu, saat membuka acara webinar tersebut, menyampaikan, sosiologi sebagai suatu ilmu dan paradigma, sangat strategis dalam memberikan masukan atau gagasan terhadap persoalan masyarakat di era pandemi seperti ini. Di era new normal seperti sekarang ini, ada banyak perubahan perilaku yang harus terjadi.
"Perubahan perilaku di dalam menata kehidupan kita, dalam berkelompok dan berinteraksi. Bidang sosiologilah yang membahas tentang kelembagaan sosial yang ada dalam menjalani adaptasi kebiasaan baru, yang kita mulai dari lembaga keluarga, yang perannya sangat strategis," terangnya.
Di tengah pandemi Covid-19 ini, lanjut Prof Dwia, masyarakat sebaiknya jangan terlalu bersandar pada bantuan pemerintah, tetapi harus membangun ketahanan keluarga. Ia berharap, webinar ini bisa menghasilkan rekomendasi, untuk menghadapi masalah di masa dan pasca pandemi Covid-19.
"Semoga webinar ini menghasilkan gagasan-gagasan yang cerdas untuk masalah yang kita hadapi saat ini," harapnya. (*)







