SOROTMAKASSAR -- Makassar
Harmoni Sahabat 85 melaksanakan kegiatan syukuran yang di rangkai dengan pembahasan program kerja sosial, Minggu (21/06/2020) di Dapur Itik – Jalan Tun Abdul Razak. Kegiatan itu di hadiri beberapa alumni SMA Negeri 3 Makassar, angkatan 1985, diantaranya, Hj. Muliati, H. Basri, Sapada Sandana, M. Bazuki Baharuddin (Kadis LH Jeneponto), Andi Amir Hamsah (Kabag. Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD Sulsel) dan beberapa alumni lainnya.
Dari hasil rapat yang dipimpin Savada Sandana disimpulkan, ada 4 poin yang menjadi resume, yakni Halal Bi Halal (HBH) yang jadwalnya pada 27 Juni mendatang, ditunda karena situasi dan kondisi, tabungan Idul Qurban Tahun 2021, bedah rumah, sertalanjutan kegiatan Duafa setiap bulan.

Dari resume rapat yang di notulenkan, beberapa tanggapan dari poin-poin tersebut. Seperti tanggapan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jeneponto, M. Basuki Baharuddin, SE yang menyatakan, kegiatan HBH ditundah dulu, karena kondisi masih merebatnya wabah covid-19, dan jika sudah kondusif, dapat ganti dengan kegiatan Penghijauan – penanaman mangrove, di beberapa titik di Kabupaten Jeneponto.
Lain lagi H. Basri yang menanggapi Tabungan Idul Qurban Tahun 2021, sekadar mengajak teman-teman yang mau berkurban bersama-sama di dalam Komunitas.
"Kita akan bagi tujuh kelompok, dan besaran perbulan akan kita komunikasikan lagi," imbuhnya.

Kegiatan bedah rumah hanya istilah yang biasa dipakai di tengah masyarakat. Namun bedah rumah oleh komunitas Harmoni Sahabat 85 hanya sebatas bantuan perbaikan rumah para alumni sesuai dana yang yang terkumpul dan disesuaikan sesuai kebutuhan.
Andi Amir Hamsah mengatakan, bedah rumah hanya istilah saja. Teman-teman menyumbang hanya untuk membantu meringankan teman yang membutuhkan. Seperti semen, pasir, batu merah, sesuai kebutuhan dan bertahap.
Selama pandemic Covid-19 kegiatan Duafa (bagi-bagi nasi dos setiap hari jumat) sempat terhenti. Dan kegiatan Duafa kembali menjadi fokus dalam diskusi. Hj. Muliati mengusulkan, agar kegiatan itu di aktifkan kembali.
"Sebaiknya baksos Duafa kita aktifkan kembali. Sekalipun prekuensinya sekali sebulan saja. Selain bagi-bagi nasi dos, kita rencanakan bagi-bagi sembako ke panti asuhan, dan ini yang intens kita bicarakan," ungkap Dosen UPRI ini.
Penyaluran bantuan bedah rumah dan bantuan biaya pengobatan anggota Harmoni Sabahat 85, sudah di salurkan dan di terima masing-masing penerima bantuan. (rk)








