SOROTMAKASSAR -- Selayar.
Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Selayar digelar Bursa Inovasi Desa (BID) 2019 yang menghadirkan berbagai produk lokal desa dan juga memberikan Piagam Penghargaan kepada Desa Laiyolo atas terpilih menjadi bagian dari Menu Bursa Inovasi Nasional.
Kegiatan bursa inovasi ini dibuka oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar, sekaligus penandatanganan komitmen bersama 'Gesit 2020' (Gerakan Selayar Siap Cegah Stunting 2020) antara wakil Bupati Kepulauan Selayar dengan Bappeda, Dinas PMD, TPPI, Dinkes, Dinas P&K, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Apdesi, dan Kader PKK Kabupaten Kepulauan Selayar.

Pendamping Desa Pemberdayaan, Said Marikar mengapresiasi kegiatan Bursa Inovasi Desa yang dapat direplikasi oleh desa. Terkhusus untuk Kecamatan Bontosikuyu dalam BID 2018 lalu mampu mereplikasi beberapa item kegiatan diantaranya Sorga Desa, Rumah Produksi dengan Sistem Oven dan Peningkatan Pelayanan Administrasi Berbasis Digital.
"Ini menjadi kebanggaan Sulawesi Selatan dan khususnya Kabupaten Kepulauan Selayar di tahun ini, karena masuknya Kegiatan Rumah Produksi Kopra dengan Sistem Oven dari Desa Laiyolo, Kecamatan Bontosikuyu dalam Menu Bursa Inovasi Nasional," tutur Said Marikar yang juga Sekretaris DPD KNPI Kabupaten Selayar.
Mudah-mudahan tahun ini, Dua Bambu Cukup, Mencegah Stunting dari Desa Patilereng yang menjadi kegiatan prioritas capture teman-teman TPID Bontosikuyu mampu menambah keberhasilan Kabupatan Kepulauan Selayar untuk lolos di Menu Bursa Inovasi Nasional.
Turut hadir dalam kegiatan ini Rais Rahman, S.STP, MM selaku Kabid Bina Pemerintahan Desa Provinsi Sulsel. (*)








