SOROTMAKASSAR - JAKARTA.
Penyair dari Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Pulo Lasman Simanjuntak (63) diundang secara 'khusus' untuk baca puisi dan mempresentasikan (bedah) salah satu buku antologi puisi tunggalnya di acara sastra tingkat internasional "Festival Literasi Minangkabau Internasional (IMLF) 2025" yang diagendakan berlangsung tanggal 8-12 Mei 2025 di Kota Padang, Padang Panjang, dan Bukit Tinggi, Provinsi Sumatera Barat.
"Pak Pulo Lasman Simanjuntak, ayo datang ke sini. Ndak perlu bayar seperti yang lain. Karena sudah banyak membantu publikasi sejak awal," pinta Ketua Panitia IMLF 2025 Sastri Bakry yang disampaikan di Jakarta, Rabu (26/3/2025) pagi.
"Segera daftar ya Pak Pulo Lasman Simanjuntak. Biar mudah panitia mengatur akomodasi serta transportasi," kata Penyair dan Sastrawan Perempuan Indonesia yang juga Ketua Satu Pena Provinsi Sumatera Barat ini.
Satu Pena Sumatera Barat, sebuah cabang dari Indonesia Writers Guild dan Sumbar Talenta Indonesia Foundation (STIF), telah berhasil menyelenggarakan Festival Literasi Minangkabau Internasional (IMLF) pertama dan kedua pada awal tahun 2023 dan 2024.
Sekarang, Satu Pena, STIF, dan didukung oleh Pemerintah Daerah, ingin mengundang lagi untuk menghadiri Festival Literasi Minangkabau Internasional (IMLF) ketiga, yang akan diselenggarakan pada tanggal 8-12 Mei 2025, di Padang, Padang Panjang, dan Bukittinggi.
Festival ini akan mengumpulkan para penulis, pemikir, peneliti, seniman, aktivis, serta mahasiswa dari seluruh dunia untuk mempersembahkan dan membahas tren serta perkembangan terbaru dalam tema literasi, sastra, bahasa, maupun budaya untuk perdamaian. Festival ini akan menampilkan pidato kunci, diskusi panel, dan kesempatan networking.
"Kami mengharapkan lebih dari 200 peserta, sehingga menjadi kesempatan yang sangat baik bagi anda untuk terhubung dengan orang lain di bidang masing-masing. Ada speaker, pertunjukan seni, pembacaan puisi, pameran, dan peluncuran buku," pungkasnya.
Ketua DPD Satu Pena Sumbar, Sastri Bakry yang juga Ketua Panitia IMLF 2025 menjelaskan lagi, pada IMLF 2025 akan melibatkan delegasi dari 22 negara.
Selain Kota Padang, acara juga akan dilaksanakan di Kota Padang Panjang dan Kota Bukittinggi. Selain menggelar diskusi panel dan peluang networking yang diikuti para penulis, sastrawan, seniman, aktivis dan mahasiswa dari berbagai negara, IMLF 2025 juga akan dimeriahkan penampilan musisi dari Perancis dan tarian dari India, serta berbagai acara hiburan lainnya.
"Di samping itu juga akan menampilkan 30 narasumber yang akan berbagi pengetahuan melalui pembacaan puisi, pameran, dan peluncuran buku," sebutnya.
Pada IMLF ketiga tahun 2025 ini dipusatkan di Padang, sedangkan penutupannya di Kota Bukittinggi, ditargetkan hadir delegasi dari 22 negara.
“Sebelum penutupan dan Panggung Baca Puisi Dunia di Jam Gadang Bukittinggi, pada Minggu 11 Mei 2025, delegasi mengikuti Panel Diskusi di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta,” kata Sastri Bakry.
"Kami akan menyiapkan puisi Bung Hatta dalam bahasa Inggris untuk dibaca delegasi agar mereka lebih mengenal wakil presiden pertama kita yang sangat mencintai literasi," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris IMLF Armaidi Tanjung menyampaikan, sampai hari ini sudah mendaftar delegasi dari 21 negara, melebihi dari target panitia yakni 20 negara. Masing-masing Australia, Bangladesh, China, Croatia, Cyprus, France, Germany, India, Indonesia, Japan, Kurdistan, Malaysia, New Zealand, Rusia, Spain, Switzerland, Slovenia, Tunisia, United Kingdom, Uzbekistan, dan Vietnam.
“Mudahan-mudahan dengan makin banyak pihak yang terkait mendukung IMLF ketiga, kesuksesan dan kelancaran rangkaian kegiatan lebih baik dibanding IMLF pertama dan kedua. Apalagi ada penari dari India, musisi dari Perancis dan aktris dari Switzerland yang akan memeriahkan IMLF. Terima kasih atas dukungan semua,” pungkas Armaidi Tanjung. (*)