SOROTMAKASSAR - MAKASSAR.
Asosiasi Kota Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (Askot PSSI) Makassar menggelar Extraordinary Election Congress 2022 diikuti oleh seluruh club anggota yang berjumlah 35, dan berlangsung di Hotel Santika Jl Sultan Hasanuddin No.40, Kelurahan Maloku, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar.
Dalam kegiatan ini Ahmad Susanto terpilih secara aklamasi menakhodai Askot PSSI Makassar periode 2022-2026, setelah sebelumnya ditunjuk menjadi pelaksana tugas.
Ahmad Susanto dalam wawancaranya dengan media ini mengatakan, Kongres ini selain ajang memilih formatur pengurus baru, juga akan membahas rekomendasi program kerja Askot PSSI Makassar selama 4 (empat) tahun ke depan.
"Selanjutnya, kami akan melanjutkan program Askot PSSI Makassar yang lalu seperti pengembangan sumber daya manusianya, kompetisi, infrastruktur latihan dan olahraga. Sekarang ini kita punya mimpi yang besar memasukkan anak-anak Makassar untuk bermain di tingkat dunia," jelasnya.
Lanjut Ahmad Susanto, untuk itu kami dalam waktu dekat akan melakukan kerjasama dengan salah satu klub di luar negeri dan mudah-mudahan ini akan menjadi jembatan bagi anak-anak kita untuk bermain di level dunia.
Dalam waktu dekat Askot PSSI Makassar akan membuat ajang sepakbola Gebyar Usia Dini, nantinya akan ada coaching klinik serentak se-Kota Makassar dan mungkin akan diikuti oleh ribuan peserta.
"Di cabang olahraga sepakbola, kita sudah mulai berprestasi, contohnya Piala Suratin awalnya tidak pernah meraih trophy tertinggi sekarang kita sudah bisa juara, makanya sekarang ini kita kejar juara nasional," beber Ahmad Susanto yang juga selaku Ketua KONI Makassar.
Tambahnya, pada ajang sepakbola Pekan Olahraga Daerah (Porda) kita tidak pernah juara, sekarang bisa dilihat kita sudah bisa meraih emas, dan ini harus terus dipertahankan. Selanjutnya Askot PSSI Makassar menginginkan ada atlet sepakbola dari Makassar yang bermain di level dunia.
Dalam kegiatan ini, Ahmad Susanto juga menyoroti terkait pembangunan Stadion Mattoanging yang hingga saat ini tidak kunjung dikerjakan. "Dari dulu hingga saat ini sikap saya tetap sama, yaitu mendesak dan mendukung agar secepatnya diselesaikan pembangunan Stadion Mattoanging ini, karena merupakan kebutuhan primer pecinta olahraga sepakbola di Makassar," bebernya.
Karena menurutnya, kewenangan pembangunan stadion kebanggaan masyarakat Sulsel ini berada di tangan Pemprov Sulsel. Olehnya itu kalau teman-teman suporter sepakbola ingin difasilitasi dalam melakukan dialog atau hal lainnya, KONI dan PSSI Makassar siap.
"Pak Wali Kota Makassar kan sudah meminta kepada Pemprov Sulsel agar pembangunan Stadion Barombong agar diserahkan kepada Pemkot Makassar supaya cepat selesai, agar tercipta sinergi antara Pemprov dan Pemkot, selesaikan Barombong Provinsi dan selesaikan Mattoanging," tandas Ketua Askot PSSI Makassar, dan juga selaku Ketua KONI Makassar Ahmad Susanto. (Hdr)








