SOROTMAKASSAR -- Makassar.
Kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud RI) Nadiem Makarim meluncurkan Program Belajar dari Rumah lewat TVRI yang mulai diberlakukan Senin 13 April 2020, mendapat tanggapan dari Wakil Rektor II Universitas Bosowa (Unibos) Makassar, Dr. H. Mas'ud Muhammadiah, MSi.
Dalam keterangan tertulis yang disampaikan via WhatsApp ke redaksi media ini Sabtu (11/04/2020) malam, Mas'ud dengan tegas menyatakan jika kebijakan Mendikbud tersebut dinilainya sebagai langkah mundur dalam sistem pembelajaran Indonesia yang kembali ke era tahun 70-an.
Menurut Wakil Rektor II Unibos Makassar itu, di era disrupsi ini seharusnya siswa di Indonesia sudah disodori sistem pembelajaran yang lebih maju yakni pemanfaatan teknologi informasi seperti internet dengan berbagai fasilitas belajarnya.
"Sayang sekali, seorang menteri yang dasarnya dari era teknologi informasi, justru berpikir kembali ke sisten pembelajaran lama. Langkah ini jelas mematikan kreatifitas guru yang sudah mengajar lewat sistem pembelajaran berbasis teknologi informasi, seperti Google Classroom," ungkapnya.
Mas'ud yang juga mantan wartawan di salah harian terkemuka di Makassar menambahkan pula, siswa yang kini sudah mulai akrab dengan sistem pembelajaran berbasis teknologi informasi, harus kembali lagi ke zaman pendidikan yang mungkin dialami oleh kakek neneknya dulu. (*)



