L-BPKP Mempertanyakan secara Teknis Jargas di Kabupaten Wajo

 

SOROTMAKASSAR --WAJO

Pekerjaan konstruksi jaringan gas di Kabupaten Wajo menuai berbagai pertanyaan dari beberapa lembaga pemerhati.

Proyek jaringan gas (Jargas) dari Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral pada satker Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi dengan nama tender Pembangunan Jaringan Gas Bumi untuk Rumah Tangga di Kabupaten Wajo dan Kabupaten Banggai (10.755 SR).

Proyek Pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga di kabupaten wajo sesuai dengan nama tender proyek tersebut sepaket dengan Kabupaten Banggai Prov.Sulawesi Tengah yang sumber dananya dari APBN tahun anggaran 2021 dengan nilai pagu paket Rp 121.078.531.000,00.

Proyek Jargas yang dimenangkan oleh PT PGAS Solution dengan alamat Komplek PGN Gedung C Jl. K.H. Zainul Arifin No. 20 - Jakarta Barat (Kota) - DKI Jakarta adalah anak perusahaan dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk. Nilai penawaran Rp 102.686.455.750,00, serta nilai hasil negoisasi Rp 102.686.455.750,00.

Untuk Kabupaten Wajo, Lokasi Pekerjaan Rencana Lokasi Konstruksi Kec. Tempe dan Kec. Tanasitolo (Sesuai dengn FEED dan DEDC) - Wajo (Kab.), serta Kabupaten Banggai Rencana Lokasi Konstruksi Kec. Nambo, Kec. Kintom, Kec. Batui & Kec. Batui Selatan (Selain Exsisting), dan Kec. Kintom - Banggai (Kab.) (LPSE ESDM).

Dan sesuai dengan pernyataan dibeberapa media ini berkat Perjuangan salahsatu politisi partai PAN ibu Ir. Andi Yuliani Paris (Anggota Komisi VII DPR RI) dalam rapat kerja penyusunan APBN T.A 2021 membuahkan hasil, Kabupaten wajo mendapatkan tambahan 1.000 Unit Jaringan Gas (JARGAS) Pemasangan Rumah Tangga.

Proyek yang sementara dalam pelaksanaan menggunakan pipa jenis Pipa MDPE yaitu medium Density Polyethylene yang berwarnah kuning, pipa ini terbuat dari plastik dengan elastisitas tinggi sehingga bisa digulung, serta Pipa MDPE berasal dari material thermoplastic yang akan mengalami pengurangan kekuatan pada saat ada peningkatan temperatur. Tekanan kerja maksimum untuk pipa MDPE adalah 20 derajat C, diatas 20deraja C akan mengakibatkan pengurangan tekanan kerja maksimum atau life time. Sistem pipa MDPE tidak dapat dioperasikan diatas suhu 120 derajat C, serta di Indonesia beberapa produk brand yang menyalurkan pipa MDPE dan HDPE saluran pipa yang bertekanan sudah mengantongi standar Internasional sesuai dengan ISO 9001, 2008.

Kontraktor yang mengerjakan jaringan gas untuk Kabupaten Wajo di dua lokasi yaitu Kecamatan Tempe dan Kecamatan Tanasitolo tersebut , mempekerjakan rata-rata tenaga kerja dari pulau jawa, dan sesuai hasil penelusuran dari Lembaga Badan Pemantau Kebijakan Publik (BPKP) DPD Kabupaten Wajo diketuai Andi Ahmad Sumitro bersama beberapa timnya Teknisnya menemukan beberapa cara pelaksanaan khususnya dalam hal pemasangan pipa jaringan dibeberapa tempat yaitu sistim bor horizontal dan adapula dengan sistim galian memanjang sambil dipasangkan beberapa plat beton yang ukurannya lebih kurang (20x 40 )cm tebal 5 cm dari dua cara ini, umumnya dibeberapa tempat pekerja menggunakan cara bor horizontal dalam tanda kutip tidak lagi menggunakan plat beton, hal ini dari pihak Lembaga BPKP mencoba menghubungi pihak pelaksana untuk dikonfirmasi masalah pelaksanaan Teknis (TIM) SM.

editor IRWAN

Politik

Pendidikan

Opini

Berita Makassar

Kuliner Nusantara

Newsletter

WWW.SOROTMAKASSAR.COM

Taman Telkomas, Jln Satelit IV No. 64 Makassar, Sulawesi Selatan.
Telp/HP : 0411-580918, 0811448368, 082280008368.

Jln Sultan Hasanuddin No. 32 (Kembang Djawa) Makassar, 
Sulawesi Selatan. Telp/Hp : 0811446911. 

Copyright © 2018 SOROTMAKASSAR.COM. All Rights Reserved.

REDAKSIDISCLAIMER | IKLAN