SOROTMAKASSAR -- Makassar.
General Manager (GM) Angkasa Pura I, Wahyudin memimpin kegiatan Table Top Exercise Penanggulangan Keadaan Darurat ke-102 dan Airport Emergency Committee Meeting Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin yang diselenggarakan di Ruang Balla Rate Hotel Dalton Jln Perintis Kemerdekaan Km 16 No.2 Makassar, Selasa (12/03/2018) pagi pukul 09.00 Wita.

Saat memimpin pertemuan tersebut, GM Angkasa Pura I didampingi Vice President Airport Operation Cecep Marga Sonjaya, dan Danwing II Paskhas Kolonel Pasukan Nasser. Acara ini dihadiri Kabag Ops Binda Sulsel Anton Martono, SSos, Manager Operasi Angkasa Pura I Trubus, Kasi Kamhan Lanud Hasanuddin Letkol Baharuddin, dan Kasi Keamanan Otban Wilayah V Makassar Rasidin.
Tampak pula hadir PTS Airport Security Departemen Head Sulkifli, Kasi Hartib Satpom Lanud Hasanuddin Mayor Pom Aziz Zaini, Kasi Base Ops Lanud Hasanuddin Mayor Pnb Agung Hartanto, Kabag Ops Polres Maros Kompol Muh. Jufri, Waka Dengegana Sat Brimob Polda Sulsel AKP Joko, Polsek Maros Iptu Ahmad, Binda Sulsel Alamsyah, Dit 32/Posda Bandara Hasanuddin Letda Sus Syamsul Syam, Dan Unit Wing II Paskhas Letda Pas Ilham Waldi Yudha, dan sekitar 100 orang Tim Penilai dari Kementerian Perhubungan serta unsur terkait maupun internal Angkasa Pura I Bandara Hasanuddin.
GM Angkasa Pura I Wahyudin dalam sambutannya menyampaikan, Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) Dirgantara Raharja merupakan kegiatan yang dilaksanakan setiap 2 tahun. Kegiatan PKD adalah kewajiban dari seluruh Bandar sesuai aturan Kementerian Perhubungan. Kondisi yang dilatihankan diantaranya penanggulangan kecelakaan pesawat, kebakaran gedung dan penanganan situasi darurat keamanan Bandara.
Menurut Wahyudin, PKD ini nantinya akan dinilai oleh tim gabungan dari Kementerian Perhubungan, Ombudsman dan lainnya. PKD bertujuan mensosialisasikan langkah-langkah yang akan dilakukan apabila terjadi kondisi darurat yang dilatihankan. Sehingga peserta PKD harus bersungguh-sungguh melaksanakan PKD.
Sementara Vice President Airport Operation, Cecep Marga Sonjaya pada kesempatan itu mengemukakan, melalui PKD juga akan diuji peralatan yang dimiliki Bandara. Selain itu, juga bertujuan untuk menunjukkan kepada stakeholder terkait bahwa Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sudah siap menangani keadaan darurat.
Usai sambutan-sambutan, kegiatan Table Top Exercise Penanggulangan Keadaan Darurat ke-102 dan Airport Emergency Committee Meeting Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin dilaksanakan dengan skenario latihan PKD yang intinya penanganan terhadap penyanderaan yang dilakukan teroris dengan melumpuhkan pelaku serta pembebasan sandera.
Rencananya pada Rabu (13/03/2019) sore sekitar pukul 15.00 Wita di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dilaksanakan kegiatan latihan Avsec Exercise dalam rangka Penanggulangan Keadaan Darurat Dirgantara Raharja ke-102. (im/jw)








