SOROTMAKASSAR -- Makassar.
Jenazah almarhum Serda Yusdin yang gugur dalam peristiwa kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, telah tiba di Cargo Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Jumat (08/03/2019) siang tadi sekitar pukul 14.15 Wita.
Peti berisi jenazah almarhum prajurit TNI (Nrp 21150175490396 dengan jabatan Barintis Unit 3/2/3/14) diangkut dari Mimika, Papua menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar menggunakan pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ-589, dengan pengantar jenazah Kapten Inf Muh. Amri.
Kedatangan jenazah almarhum Serda Yusdin yang merupakan anak angkat Wakil Bupati Luwu, Syukur Bijak ini, disambut oleh Dandim 1422 Maros Letkol Inf Farid Yudho Dwi Leksono, Pabandia Ops Kodam XIV Hasanuddin, dan Danyon Marinir (Opsla) Mayor Mar Aang Andi Warta.
Tampak pula Pasi Ops Marinir Mayor Mar Maskur beserta 1 peleton anggotanya, Pasi Intel Kodim 1422 Maros Kapten Ctp Muh. Ishang, Wadanramil 1422-04 Mandai Kapten Inf Ahmad L, Pasi Pers Kodim 1422 Maros Letda Inf Abd. Azis, 10 orang personil Koramil 1422-04 Mandai, Anggota Unit Intel 1422 Maros Serda Zainal M, dan keluarga besar almarhum.
Sekitar pukul 14.33 Wita, peti jenazah almarhum yang dibungkus bendera merah putih diangkut sejumlah personil TNI dari gudang cargo dan dinaikkan ke atas mobil Ambulans RS Pelamonia bernomor polisi DD 7401 AC yang dikemudikan Yandri.
Tepat pukul 14.50 Wita jenazah almarhum prajurit TNI yang tergabung di Komando Pasukan Khusus (Kopassus) -- salah satu pasukan elit milik TNI-AD ini, langsung diberangkatkan menuju Dusun Paraboting, Desa Pongko, Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu, dengan pengawalan petugas Denpom Kodam XIV Hasanuddin.
Keterangan yang dihimpun media ini menyebutkan, jenazah almarhum Serda Yusdin akan dimakamkan dengan upacara militer di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Paraboting, Desa Pongko, Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu. (im/jw)








