Judi Sabung Ayam Dibubarkan di Torut, Kapolres Bantah Ada Izin Dikeluarkan Pihaknya

Pin It

SOROTMAKASAR -- Toraja Utara.

Polres Tana Toraja dan Polsek Tondon Nanggala kembali membubarkan judi sabung ayam di Lembang Tondon Siba’ta, Kecamatan Tondon, Kabupaten Toraja Utara, Minggu (01/12/2019).

Pembubaran judi sabung ayam menurunkan puluhan personil gabungan dan dipimpin Kapolsek Tondon Nanggala Iptu Alwi yang di dampingi oleh KBO Sat Reskrim Ipda Aksan Suwardi dan Kanit Buser Res Tator Ipda Iskandar SH.

Ipda Suwardi mengatakan, saat Personil tiba di lokasi, para pelaku judi sabung ayam langsung membubarkan diri saat  melihat personil polisi datang di lokasi. 
“Judi Sabung Ayam itu kami bubarkan dan anggota kemudian membongkar tenda tempat arenanya,” ujar Aksan Suwardi, Satreskrim KBO polres Tator.

Lanjut Ipda Aksan, dalam penggerebekan itu tidak ada pelaku judi yang diamankan pihak ke polisian, karena saat polisi tiba para pelakunya sudah membubarkan diri dan menghentikan kegiatannya.

“Dilokasi perjudian memang ada kegiatan ritual adat Rambu Solo yang satu hari sebelumnya sudah selesai, namun jasad Alm. Daniel Pata’dung @ Ne’ Alin masih ada di atas keranda  lakkean yang rencana akan dimakamkan besoknya. Sangat  disayangkan para pelaku judi sabung ayam mengambil kesempatan dengan alasan dalam ritual pesta Rambu Solo atau pesta kematian," jelasnya. 

Selain itu, Kanit Buser Ipda Iskandar turut memberikan arahan dan himbauan kepada keluarga yang melakukan pesta Rambu Solo serta masyarakat sekitar untuk tidak melakukan kegiatan perjudian dalam bentuk apapun dan apabila masih ada masyarakat di lokasi tersebut melakukan judi akan dilakukan tindakan refresif oleh pihak kepolisian.

Sementara itu, Kapolres Tana Toraja AKBP Gregorius Liliek Tribhawono Iryanto tegaskan bahwa Polres tidak pernah mengeluarkan izin perjudian untuk membuka praktek judi sabung ayam.

”Tidak pernah polisi keluarkan izin, bila ada kabar polisi telah keluarkan izin itu tidak benar dan itu Hoax, perbuatan yang jahat dan tidak bertanggung jawab, membohongi masyarakat seolah-olah telah mendapatkan izin berjudi sabung ayam dari polisi,” tegas Liliek Tribhawono.

”Izin yang ada diterbitkan adalah izin keramaian untuk melaksanakan kegiatan ritual pesta adat rambu solo, bukan izin membuka arena judi sabung ayam di pesta rambu solo, jangan dibolak balik pengertiannya dan tolong dipilah izin keramaian dan izin membuka arena perjudian, dan tidak benar ada izin perjudian di terbitkan,” sambungnya.

Kapolres Tator juga mengajak masyarakat untuk menghargai dan menghormati ritual adat kita dengan cara tidak mencampur adukkan ritual adat dengan praktek judi di dalamnya. (man)
 

Top Hit

Politik

Pendidikan

Opini

Berita Makassar

Kuliner Nusantara

Newsletter

WWW.SOROTMAKASSAR.COM

Taman Telkomas, Jln Satelit IV No. 64 Makassar, Sulawesi Selatan.
Telp/HP : 0411-580918, 0811448368, 082280008368.

Jln Sultan Hasanuddin No. 32 (Kembang Djawa) Makassar, 
Sulawesi Selatan. Telp/Hp : 0811446911. 

Copyright © 2018 SOROTMAKASSAR.COM. All Rights Reserved.

REDAKSIDISCLAIMER | IKLAN