Catatan Buku 100 Tahun M. Basir (4) : Mereka Sering “Baku Bombe”
Oleh M. Dahlan Abubakar
Ardhy M. Basir juga menyampaikan komentar atas buku yang ditulis ponakannya ini. Dia mengisahkan bagaimana ibunya selalu bertanya di mana dia berada. Ayahnya justru tidak. “Masa saya bisa jadi wartawan, sementara anaknya tidak,” ujar Ardhy.







