Bastian Teba Jadi Pionir Kemajuan Pariwisata di Sultra

SOROTMAKASSAR - KOLAKA.
 
Masa-masa sulit kehidupan, telah dilalui Bastian Teba, sebelum merintis   Obyek Wisata Pantai Kayu Angin di Kabupaten Kolaka.


 
Pengalaman bekerja di berbagai bidang, semuanya menjadi pelajaran yang membuatnya kreatif berinovasi dalam membangun kemandirian.
 
Itulah sosok Bastian Teba,  yang telah merintis usaha wisata permandian Pantai  Wisata Kayu Angin,  yang sebelumnya masih berupa hutan belukar yang tak tersentuh.
 
Berkat tangan dingin Bastian bersama Al'Imran kini Pantai Kayu Angin telah berwujud Pantai Wisata yang telah mendapat pengakuan dan penghargaan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,  sebagai Obyek Wisata Pantai  Kayu Angin,  yang dirintis dan dikelola Bastian Teba.

Al'Imran, yang membantu Usaha Wisata Bastian Teba


 
Bastian lahir di Kalimantan Selatan,  yang merupakan putra ke-3 seorang  Purnawirawan Polisi yang  bertugas di Kalimantan Selatan.
 
Pada tahun  1979 sempat bekerja di tambang batubara, kemudian  pindah ke Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada tahun 1982 dengan beralih profesi sebagai sopir angkutan kota. Bahkan, sempat bekerja di perusahaan Industri Kayu, dan menjadi nelayan.
 
Hingga pada akhirnya, pada tahun 1997 mulailah merintis Usaha Wisata di Semenanjung Kayu Angin. Lokasi ini saat itu masih dalam kondisi hutan belukar,  yang merupakan tanah ulayat sebagai aset Kerajaan Mekongga.

Hutan belukar tersebut waktu itu boleh dikelola asal dalam bentuk usaha wisata dan tidak diperjualbelikan.


 
Menurut Bastian,  Pantai Kayu Angin kini mulai dikenal masyarakat sebagai obyek wisata.

Bastian terus berinovasi dengan melakukan penataan demi kenyamanan pengunjung. Bahkan, dalam waktu dekat, dia akan membangun tanggul pengaman pantai yang diharapkan dapat bekerjasama pihak Pemda dan PSDA.
 
Selalu menata pantai untuk menarik pengunjung, Bastian juga akan mengadakan perahu motor untuk mengakses  beberapa pulau untuk dikelola menjadi obyek wisata yang menarik.

Dia akan mengembangkan Pulau Padamarang,  Pulau Maniang, dan Pulau Lamasina menjadi pulau wisata dengan kerjasama PSDA dan investor lainnya sebagai bagian dari pengembangan wisata di Provinsi Sultra.

Itulah obsesi seorang Bastian, praktisi usaha wisata yang tak pernah lelah berikhtiar dan berinovasi untuk mengembangkan wisata di Sultra.

Kiatnya ini pun tentu berharap ada bantuan dari Pemda dan pihak lain yang memiliki kepedulian terhadap perkembangan pariwisata di daerah untuk kesejahteraan bersama. (darman)

WWW.SOROTMAKASSAR.COM

Taman Telkomas, Jln Satelit IV No. 64 Makassar, Sulawesi Selatan.
Telp/HP : 0411-580918, 0811448368, 082280008368.

Jln Sultan Hasanuddin No. 32 (Kembang Djawa) Makassar, 
Sulawesi Selatan. Telp/Hp : 0811446911. 

Copyright © 2018 SOROTMAKASSAR.COM. All Rights Reserved.

REDAKSIDISCLAIMER | IKLAN