SOROTMAKASSAR -- Gowa.
Kapolsek Biringbulu Polres Gowa Muh Aidil Aqsa melayat ke rumah duka salah satu warganya di Desa Berutallasa, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa, Sabtu (05/12/2020) sore.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, yang meninggal dunia adalah salah satu tokoh agama bernama Ustadz Ibrahim. Almarhum meninggal dengan wajar dan keadaan baik.
Setelah disholatkan di salah satu mesjid besar di Desa Berutallasa, Dusun Bina Arum kemudian jenazah langsung diusung menuju ke pekuburan. Almarhum adalah ayah dari Muh Rais salah satu Ketua BPD Desa Berutallasa.
Kapolsek Biringbulu Muh. Aidil Aqsa memiliki hubungan silaturahim yang akrab dengan keluarga yang berduka. Selain ikut berduka dan berbelasungkawa, Kapolsek juga ikut mengusung jenazah almarhum mulai dari rumah duka hingga ke pemakaman.
"Mengangkat jenazah adalah agar kita bisa mengingat tentang kematian, tidak ada yang abadi di muka bumi ini. Harta, jabatan dan semuanya akan di tinggalkan. Insya Allah saya bisa menjadikan nasehat buat diri dan semua orang," ungkap Kapolsek.
Sementara itu salah satu kerabat almarhum mengucapkan banyak terima kasih kepada Kapolsek Biringbulu dan anggotanya yang sudah menyempatkan waktunya di sela-sela kesibukannya untuk tetap hadir, serta semua pihak yang telah membantu proses pemakaman almarhum. Insya Allah mendapatkan balasan dari Allah SWT," ungkap salah satu keluarga almarhum. (*vn)
Kapolsek Biringbulu Polres Gowa Muh Aidil Aqsa melayat ke rumah duka salah satu warganya di Desa Berutallasa, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa, Sabtu (05/12/2020) sore.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, yang meninggal dunia adalah salah satu tokoh agama bernama Ustadz Ibrahim. Almarhum meninggal dengan wajar dan keadaan baik.
Setelah disholatkan di salah satu mesjid besar di Desa Berutallasa, Dusun Bina Arum kemudian jenazah langsung diusung menuju ke pekuburan. Almarhum adalah ayah dari Muh Rais salah satu Ketua BPD Desa Berutallasa.
Kapolsek Biringbulu Muh. Aidil Aqsa memiliki hubungan silaturahim yang akrab dengan keluarga yang berduka. Selain ikut berduka dan berbelasungkawa, Kapolsek juga ikut mengusung jenazah almarhum mulai dari rumah duka hingga ke pemakaman.
"Mengangkat jenazah adalah agar kita bisa mengingat tentang kematian, tidak ada yang abadi di muka bumi ini. Harta, jabatan dan semuanya akan di tinggalkan. Insya Allah saya bisa menjadikan nasehat buat diri dan semua orang," ungkap Kapolsek.
Sementara itu salah satu kerabat almarhum mengucapkan banyak terima kasih kepada Kapolsek Biringbulu dan anggotanya yang sudah menyempatkan waktunya di sela-sela kesibukannya untuk tetap hadir, serta semua pihak yang telah membantu proses pemakaman almarhum. Insya Allah mendapatkan balasan dari Allah SWT," ungkap salah satu keluarga almarhum. (*vn)








