SOROTMAKASSAR -- Luwu Utara.
Pasca banjir bandang melanda Bumi Lamaranginang, julukan kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel), kini pemerintah sedang membangun 400 unit hunian sementara bagi pengungsi.
Pembangunan hunian yang melibatkan TNI dan Polri, Pemerintah Provinsi Sulsel dan Pemerintah Kabupaten Lutra, mulai di Panampung, Desa Radda, Kecamatan Baebunta, Rabu (22/7/2020).
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKP2) Kabupaten Luwu Utara, Syamsul Syair, menyebutkan, aparat TNI telah mulai membangun pondasi hunian sementara.
“Ada 400 unit hunian yang dibangun di Kecamatan Baebunta dan Masamba,,” terang Syamsul Syair pada media ini, seraya menambahkan, penyelesaian ditarget dalam waktu satu bulan ke depan.
Sebelumnya, sesuai instruksi Presiden Jokowi Kementrian PUPR, Kemensos, Ketua BNPB, Doni Munardo dan Gubernur Sulsel meninjau langsung banjir yang melulantakkan Bumi Lamaranginang ini. Hingga sedikitnya 38 korban jiwa yang sudah ditemukan dan puluhan masih dalam pencaharian.
Baik Kementrian PUPR, Kemensos dan BNPB sudah melakukan penanganan sementara. Tak sampai di situ, tapi juga akan melakukan pemulihan secara menyeluruh.
Sementara itu, Bupati Lutra Indah Putri Indriani, berharap hunian sementara cepat rampung dan segera ditempati para korban yang telah kehilangan tempat tinggal.
“Kita ingin memastikan mereka dapat hidup layak meski di tengah pengungsian,” jelasnya.(yustus)


