SOROTMAKASSAR -- Mamuju.
Tim pusat tanggap bencana Universitas Andalas (Unand) mengunjungi Korem 142/Tatag di Jalan Abd Malik Pattana Endeng Mamuju, Selasa (9/2/2021).
Tim disambut oleh Danrem 142/Tatag Brigjen TNI Firman Dahlan, S.I.P bersama Kasrem 142/Tatag dan seluruh Kasi Korem 142/Tatag.
Kedatangan Tim dari Unand dalam rangka Asesment dan audit teknis gedung Makorem 142/Tatag yang mengalami kerusakan pasca gempa bumi tanggal 15 Januari 2021 lalu.
Prof Dr. Eng. Fausan Direktur Pusat studi bencana LPPM Unand menjelaskan sekilas tentang struktur bangunan yang kuat dan tahan gempa, serta strategi perbaikan bangunan yang kondisinya belum mengalami kerusakan yang hancur total.

Selanjutnya, Tim yang terdiri dari Prof. Dr. Eng. Fausan, Prof.Abd. Hakam, PhD (Dosen Teknik Sipil FT Unand), Dr.Eng.Febrin Anas Ismail (Dosen Teknik Sipil FT Unand ) dan Muhammad Nasir, PhD (Dosen Teknik Elektro FT Unand) didampingi Danrem 142/Tatag, Kasrem para Kasi Korem 142/Tatag dan Waka Zidam XIV/Hasanuddin serta Kadis PUPR Provinsi Sulawesi Barat meninjau secara langsung bangunan Kantor Korem 142/Tatag.
Hasil pemeriksaan tim pusat tanggap bencana Unand terhadap Kantor Korem 142/Tatag yang berlantai 3 ini, terdapat beberapa titik mengalami kerusakan sehingga perlu segera dilakukan perbaikan.
"Kondisi bangunan mengalami beberapa kerusakan, perlu segera dilakukan perbaikan," ucapnya.

Diketahui, usai tanggap darurat penanganan bencana gempa di Sulawesi Barat tanggal 4 Februari 2021, para Staf Korem 142/Tatag belum ada yang menempati ruangan masing-masing karena ada beberapa kerusakan.
Saat ini masih menempati tenda yang dijadikan sebagai kantor di halaman Aula Andi Depu Korem 142/Tatag. (*)








