SOROTMAKASSAR -- Gowa.
Kunjungan Kerja Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka bersama Wakapolda Sulsel, Brigjen Pol Halim Pagarra serta beberapa pejabat utama dari kedua institusi, dan juga Kadis Perhubungan Provinsi Sulsel melakukan kunjungan kerja di Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Gowa.
Selain itu tampak hadir Kapolres Gowa AKBP Boy Samola, Dandim 1409 Gowa Letkol Arh. M. Suaib, Wakil Bupati Gowa H. Abd. Rauf Malaganni, dan Kepala Kejaksaan Negeri Gowa Muh Basjar Rivai.
Kegiatan kunjungan kerja digelar di Aula Pattingalloang Kantor Bupati Gowa pada Kamis (30/04/2020) siang pukul 14.30 Wita ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan Kabupaten Gowa dalam memberlakukan PSBB yang akan digelar pada 04 Mei 2020 mendatang.
Mengawali kunjungan kerja tampak Bupati Gowa menjelaskan upaya yang dilakukan Forkopimda Gowa menjelang pemberlakuan PSBB dan disepakati tidak akan memberikan toleransi kepada asosiasi apapun untuk melakukan aktifitas saat pemberlakukan PSBB. Selain itu terkait jaring pengaman sosial juga menjadi hal yang sangat penting sebelum pemberlakuan PSBB efektif dilakukan.
Hingga saat ini terkait data calon yang akan menerima bantuan sosial masih terus dilakukan dengan melibatkan Polres Gowa dan Kodim 1409 Gowa melalui Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk melakukan pendataan.
Usai paparan Bupati Gowa dilanjutkan dengan paparan Kapolres Gowa dengan materi terkait kesiapan pengamanan dan langkah-langkah yang telah dilakukan jajaran Kepolisian, TNI dan intansi serta stake holder lainnya di Kabupaten Gowa.
Pangdam dalam arahan kepada seluruh hadirin mengajak untuk jangan pernah lelah dan jangan pernah kalah, harus bersinergi dan gotong royong maka seberat apapun tugas yang kita hadapi akan mampu kita selesaikan.
Wakapolda kemudian menutup kunjungan kerja dan mempertegas kepada Forkopimda Gowa untuk maksimalkan segala upaya dalam penanganan Covid-19 dengan memaksimalkan penggunaan Call Center, dan pelaporan.
Selanjutnya, sinergitas untuk selaraskan semua tugas yang ada, pendataan, pemberian logistik tepat sasaran, sosialisasi kemudian penegakan hukum adalah jalan terakhir kemudian berharap para petugas jangan arogan dan lakukan setiap kegiatan dengan sopan serta periksa kesehatan para petugas. (*rm)







