SOROTMAKASSAR -- Gowa.
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) melalui Program Keluarga Harapan (PKH) yang nilainya mencapai Rp 9 triliun mulai disalurkan ke masyarakat penerima di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah Kabupaten Gowa.
Untuk menyukseskan program pemerintah pusat tersebut Bhabinkamtibmas di jajaran Polres Gowa terlibat langsung memantau penyaluran BPNT-PKH tahun 2020, seperti di Romang Polong, Gowa, Minggu (23/2/2020).
Pemberian bantuan sosial pangan ini sementara berlangsung di tengah-tengah masyarakat. Manfaatnya pun sangat dirasakan oleh masyarakat atau warga yang terdaftar sebagai penedan rima bantuan.
Sekitar pukul 10. 30 Wita, Bhabinkamtibmas Romang Polong, Bripka Muhtar, S.H. terlihat memantau membagian sembago di agen BPNT, Hasni, Jl. Mustafa Dg Bunga.

Tampak Lurah Romang Polong dan Babinsa Sertu Ilyas. Bhabinkamtibmas Bripka Muhtar selain sibuk mengamatin pembagian sembako, juga tak lupa mengimbau warga penerima bantuan bahwa apa yang diterima itu gratis.
Sambil menyelam minum air, Bripka Muhtar juga melakukan sosialisasi sapu bersih pungutan liar kepada warga penerima bantuan sembako.
Warga yang menerima bantuan diharapkan tidak melakukan sogok-menyogok atau hal-hal tidak benar, seperti pungli dan mengurangi takaran. "Perbuatan tersebut adalah kejahatan yang bisa berujung kepada ranah hukum," jelasnya.
Kapolsek Somba Opu AKP Jamaluddin mengatakan memang pembagian atau penyaluran sembako BPNT-PKH 2020 harus diawasi langsung oleh Bhabinkamtibmas agar tidak terjadi kecurangan baik dari jumlah atau cara pembagiannya dengan harapan tidak menimbulkan keributan di masyarakat. (ril)







