SOROTMAKASSAR -- Toraja Utara, Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, meninjau langsung kesiapan layanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pongtiku, Senin (2/3/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses pemindahan fasilitas dari gedung lama di Buntu Mapaken, Tallunglipu, ke gedung baru di Marante berjalan tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
“Kita ingin memastikan pelayanan tidak boleh berhenti. Di gedung lama tetap berjalan, di gedung baru juga harus sudah mulai optimal. Jangan sampai masyarakat terdampak hanya karena proses pemindahan,” tegas Bupati Frederik di sela-sela peninjauan.
Dalam kunjungannya, Bupati mengecek sejumlah ruangan pelayanan, instalasi penunjang medis, hingga kesiapan sarana dan prasarana di gedung baru.
Ia juga mengidentifikasi sejumlah hal yang perlu segera dibenahi agar operasional rumah sakit dapat maksimal.
“Masih ada beberapa hal teknis yang perlu disempurnakan. Prinsipnya, kita ingin gedung baru ini benar-benar memberikan pelayanan yang lebih cepat, modern, dan berkualitas,” ujarnya.
Bangunan baru RSUD Pongtiku terdiri dari empat lantai dan dirancang untuk menunjang layanan medis komprehensif.
Lantai pertama difokuskan pada layanan kegawatdaruratan dan penunjang diagnostik, seperti Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang cathlab, ICVCU, CT Scan, mamografi, serta radiologi.
Lantai dua menjadi pusat layanan publik dan perawatan, meliputi lobby, ruang bersalin, rawat inap, serta ruang handling cytotoxic.
Sementara itu, lantai tiga menyediakan layanan spesialis seperti klinik CAPD, hemodialisis, kemoterapi, rawat inap, dan farmasi.
Di lantai empat tersedia ruang operasi, ICU dan HCU, NICU, laboratorium, hingga mushollah, melengkapi fungsi rumah sakit sebagai pusat rujukan dengan fasilitas terpadu dan berstandar modern.
Terkait kesiapan sumber daya manusia (SDM), Bupati memastikan tenaga medis dan tenaga kesehatan secara umum telah siap mendukung operasional bertahap tersebut.
Namun demikian, Pemkab Toraja Utara juga akan memperkuat SDM melalui kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin.
“Kita sudah siapkan SDM, tetapi tetap akan ada penambahan dan penguatan melalui kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Unhas Makassar. Ini untuk memastikan layanan spesialistik bisa lebih maksimal,” jelasnya.
RSUD Pongtiku diketahui dibangun melalui program Quick Wins atau Program Hasil Cepat Terbaik (PHCT) sektor kesehatan yang dicanangkan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Salah satu fasilitas unggulan yang kini dimiliki RSUD Pongtiku adalah Cath Lab (Catheterization Laboratory), yakni laboratorium kateterisasi jantung yang dilengkapi peralatan pencitraan X-ray canggih untuk tindakan diagnostik dan intervensi kardiovaskular.
Ke depan, Pemerintah Daerah Toraja Utara juga berencana menghadirkan layanan DSA (Digital Subtraction Angiography) bekerja sama dengan tim dr. Terawan Agus Putranto.
DSA merupakan teknik pencitraan radiologi intervensional yang memungkinkan visualisasi pembuluh darah secara detail, terutama di otak, jantung, dan ekstremitas.
Dengan penguatan fasilitas dan SDM tersebut, Pemkab Toraja Utara optimistis RSUD Pongtiku akan menjadi pusat layanan kesehatan rujukan yang modern dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Toraja Utara dan sekitarnya. (man)
