Sementara itu Pemkot Makassar untuk mengendalikan angka kelahiran, memberikan insentif kepada kader PPKDB dan Sub PPKDB.
Komitmen ini disampaikan oleh Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb.
Besarannya masing-masing Rp 500.000 per bulan bagi PPKDB, dan Rp 300.000 per bulan bagi Sub PPKDB. Penyerahannya berlangsung di Tribun Lapangan Karebosi.
Gubernur Nurdin Abdullah menyerahkan insentif dan juga menyerahkan smartphone bagi penyuluh akseptor KB untuk memudahkan koordinasi saat menjalankan tugas di lapangan.
"Kami pemerintah kota mempunyai komitmen yang sangat tinggi dalam menangani persoalan kependudukan melalui program pengendalian penduduk. Untuk itu, momen ini sangat penting dalam upaya meningkatkan kinerja PPKBD dan Sub PPKBD sebagai pengelola program KB di kota Makassar," ucap Iqbal dalam sambutannya.
Menurutnya, kota Makassar dengan jumlah penduduk sekitar 1.476.685 jiwa membutuhkan keterlibatan kader PPKBD dan Sub PPKBD sebagai pengelola program KB.
Saat ini sudah terealisasi peserta KB baru sebanyak 28.751 akseptor atau 86.91persen dari target sebanyak 33.081 akseptor KB atau pasangan usia subur.
"Kami berharap pertemuan ini menjadi dukungan yang tidak pernah reda dan menjadi motivasi dalam mengelola program kependudukan di kota Makassar," harapnya.(*)
