SOROTMAKASSAR — MAKASSAR, Komitmen memperkuat profesionalisme, meningkatkan kualitas pengabdian, dan membangun kemanunggalan TNI dengan rakyat menjadi pesan utama Dandim 1408/Makassar, Kolonel Kav Ino Dwi Setyo Darmawan, S.E., M.Han., dalam momentum kenaikan pangkat 48 personel Kodim 1408/Makassar periode 1 Oktober 2026.
Di balik penghargaan kenaikan pangkat tersebut, Kolonel Ino Dwi menegaskan bahwa setiap kenaikan jenjang kepangkatan harus diiringi peningkatan tanggung jawab, kedisiplinan, loyalitas, dan semangat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pesan itu disampaikan saat memimpin acara Korps Raport Perwira Masuk Satuan dan Kenaikan Pangkat Bintara, Tamtama, serta PNS Kodim 1408/Makassar di Aula Makodim 1408/Makassar, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Kota Makassar, Kamis (1/10/2026).
Dalam arahannya, Kolonel Ino Dwi menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh personel yang mendapatkan kenaikan pangkat maupun golongan. Ia menilai pencapaian tersebut merupakan buah dari kerja keras, dedikasi, serta komitmen dalam menjalankan tugas pengabdian.
“Ini merupakan hasil kerja keras dan motivasi para personel yang sudah mereka kerjakan, sehingga negara memberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi,” ujar Kolonel Ino Dwi.
Menurutnya, kenaikan pangkat bukan semata-mata pencapaian karier atau kebanggaan pribadi. Lebih dari itu, penghargaan tersebut merupakan amanah yang menuntut setiap personel untuk terus meningkatkan kualitas diri, kemampuan profesional, serta tanggung jawab dalam melaksanakan tugas.
Ia berharap kenaikan pangkat dapat menjadi energi baru bagi seluruh personel untuk semakin bersemangat dalam menjalankan tugas, memperkuat kepedulian sosial, dan menghadirkan kontribusi nyata di tengah kehidupan masyarakat.
“Harapan kita bersama, dapat memberikan motivasi yang lebih baik dalam melaksanakan pengabdian di tengah-tengah masyarakat, sehingga dapat mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” katanya.
Selain memberikan motivasi kepada personel yang naik pangkat, Dandim 1408/Makassar juga menaruh perhatian terhadap peran para perwira yang baru bergabung di satuannya. Ia menekankan pentingnya adaptasi, kepemimpinan, serta pemahaman terhadap karakteristik wilayah Kota Makassar.
Kolonel Ino Dwi mengingatkan bahwa tugas kewilayahan di Makassar memiliki dinamika dan tantangan tersendiri. Kondisi sosial masyarakat yang beragam serta perkembangan kehidupan perkotaan menuntut kesiapan prajurit untuk bekerja secara profesional, responsif, dan mengedepankan pendekatan humanis.
“Kodim 1408/Makassar itu memiliki kekhasan tersendiri. Kekhasan itu tercermin dari dinamika tugas dan tantangan yang tinggi,” jelasnya.
Untuk menjawab tantangan tersebut, ia menggarisbawahi pentingnya membangun komunikasi yang efektif, memperkuat koordinasi, serta mengembangkan kolaborasi konkret dengan seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas teritorial tidak dapat dicapai secara sendiri-sendiri. Sinergi dengan pemerintah daerah, kepolisian, instansi terkait, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menjaga stabilitas serta mendukung pembangunan wilayah.
“Memerlukan kerja sama yang lebih konkret dengan seluruh stakeholder yang ada, karena tanpa adanya kerja sama dan kolaborasi dengan institusi lain tentunya tidak mungkin melaksanakan tugas di Kota Makassar yang demikian dinamis,” tegasnya.
Penekanan tersebut mencerminkan kepemimpinan yang mengedepankan semangat kebersamaan dan kolaborasi sebagai landasan dalam menjalankan tugas. Bagi Dandim, komunikasi dan kemitraan yang baik merupakan bagian penting dari upaya membangun kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Pada kesempatan itu, sebanyak 48 personel Kodim 1408/Makassar menerima kenaikan pangkat dan golongan. Rinciannya terdiri atas satu Perwira Menengah dari Mayor menjadi Letnan Kolonel, satu Kapten menjadi Mayor, satu Letnan Satu menjadi Kapten, 34 Bintara, dan sembilan Tamtama.
Sementara itu, dua personel PNS juga menerima kenaikan golongan, masing-masing dari III/C menjadi III/D dan dari III/A menjadi III/B.
Rangkaian acara ditutup dengan tradisi penyiraman air menggunakan gayung berbahan tanah liat. Prosesi tersebut dimaknai sebagai simbol kesucian niat, refleksi diri, serta harapan agar setiap personel mampu mengemban amanah baru dengan penuh tanggung jawab.
Bagi Kolonel Ino Dwi, momentum kenaikan pangkat hendaknya menjadi pengingat bahwa semakin tinggi jenjang kepangkatan, semakin besar pula tanggung jawab yang harus dijalankan. Nilai disiplin, integritas, keteladanan, dan kepedulian harus senantiasa melekat dalam setiap pelaksanaan tugas.
Ia berharap seluruh personel Kodim 1408/Makassar terus memperkuat soliditas, meningkatkan profesionalisme, dan menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat.
Dengan semangat pengabdian, kepemimpinan yang bertanggung jawab, serta kolaborasi lintas sektor, Kodim 1408/Makassar diharapkan semakin mampu menghadirkan keberadaan TNI yang profesional, humanis, dan bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. (*Rz)