Api dari Pembersihan Lahan Menjalar, Bekas Asrama Bara-Baraya Dilanda Kebakaran

SOROTMAKASSAR -- MAKASSAR, Komandan Koramil 1408-08/Makassar Mayor Kav Salahuddin Basri, S.Sos, mengungkapkan kebakaran yang melanda lahan kosong bekas Asrama Bara-Baraya di Jalan Jalahong, Kelurahan Bara-Baraya Induk, Kecamatan Makassar, Jumat (7/8/2026), dipicu pembakaran rumput kering oleh kru ekskavator yang sedang melakukan pembersihan lahan. Api yang semula dinyalakan untuk mempercepat pekerjaan itu kemudian menjalar hingga memicu kepanikan warga di sekitar lokasi.

Menurutnya, kebakaran bermula sekitar pukul 17.05 Wita saat dua orang kru ekskavator membakar rumput kering di area bekas kompleks Asrama Bara-Baraya. Kondisi vegetasi yang telah mengering menyebabkan api dengan cepat merambat ke bagian lain dari lahan kosong tersebut.

Mayor Salahuddin melanjutkan, sekitar pukul 17.20 Wita, anggota Koramil 1408-08/Makassar, Sertu Agus Naufal, melihat kobaran api muncul di belakang Kantor Koramil 1408-08/Makassar. Ia segera berupaya memadamkan api menggunakan selang air yang tersedia. Namun, upaya awal itu belum mampu mengendalikan kobaran yang terus membesar.

Kata dia, api kemudian meluas ke sejumlah titik di kawasan bekas asrama. Kepulan asap disertai besarnya kobaran api sempat membuat warga di sekitar lokasi panik dan khawatir api merembet ke permukiman.

Tambah Mayor Salahuddin, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar mengerahkan dua unit mobil pemadam ke lokasi. Petugas tiba sekitar pukul 19.35 Wita dan melakukan pemadaman hingga api berhasil dikuasai sekitar pukul 20.30 Wita. Sekitar pukul 21.15 Wita, kondisi di lokasi dilaporkan kembali aman dan terkendali.

Diketahui, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Namun terdapat kerugian material berupa tanaman milik warga yang berada di dalam area kebakaran hangus terbakar.

Mayor Kav Salahuddin Basri menjelaskan, berdasarkan hasil analisis sementara, pembakaran rumput dilakukan untuk mempercepat proses pembersihan lahan. Namun, rumput yang telah mengering membuat api dengan mudah menjalar sehingga sulit dikendalikan pada tahap awal.

Koramil 1408-08/Makassar telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau perkembangan situasi sekaligus melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan sebagai bagian dari tindak lanjut penanganan, pungkas Mayor Kav Salahuddin Basri. (Hdr)