Koramil 1408-01/Ujung Tanah Pimpin Gerakan Bersih Pasar Cidu, Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat Wujudkan Lingkungan Sehat

SOROTMAKASSAR -- MAKASSAR, Semangat gotong royong kembali menjadi wajah nyata kepedulian terhadap lingkungan. Koramil 1408-01/Ujung Tanah bersama Pemerintah Kelurahan Tabaringan, aparat kepolisian, ketua RT/RW, dan masyarakat menggelar Karya Bakti membersihkan Pasar Cidu di Jalan Cakalang II, Kelurahan Tabaringan, Kecamatan Ujung Tanah, Selasa (14/7/2026).

Dipimpin langsung Danramil 1408-01/Ujung Tanah Mayor Inf Ibrahim, kegiatan ini menjadi langkah preventif dalam menciptakan lingkungan pasar yang bersih, sehat, dan nyaman. Selain mengangkat tumpukan sampah, aksi tersebut juga merupakan bagian dari upaya mengurangi risiko banjir serta mencegah munculnya berbagai penyakit yang kerap mengancam kawasan padat penduduk.

Karya Bakti diawali dengan apel bersama yang melibatkan personel Koramil, Lurah Tabaringan Adiningrat Putra Zainal, S.Pd.I, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tabaringan Aiptu Syamsuddin, perangkat kelurahan, para Penjabat RT/RW, hingga warga sekitar. Kolaborasi lintas unsur tersebut mencerminkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pemerintah semata.

Dengan penuh semangat kebersamaan, seluruh peserta bahu-membahu membersihkan area Pasar Cidu yang selama ini menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Sampah yang menumpuk diangkut, saluran di sekitar pasar dibersihkan, sehingga lingkungan menjadi lebih tertata dan sehat.

Mayor Inf Ibrahim menegaskan bahwa Karya Bakti bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bentuk nyata pengabdian TNI kepada rakyat. Kehadiran TNI di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi penggerak budaya peduli lingkungan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Di tengah tantangan perubahan iklim dan meningkatnya potensi bencana hidrometeorologi, gerakan kebersihan seperti ini memiliki makna strategis. Lingkungan yang bersih bukan hanya menciptakan kenyamanan, tetapi juga menjadi benteng pertama dalam mencegah banjir, mengurangi pencemaran, serta melindungi kesehatan masyarakat.

Lebih dari sekadar membersihkan pasar, kegiatan tersebut menghadirkan inspirasi bahwa perubahan besar selalu berawal dari aksi sederhana yang dilakukan secara bersama-sama. Ketika TNI, pemerintah, dan masyarakat bersatu, lahirlah kolaborasi yang mampu membangun budaya hidup bersih sekaligus memperkuat ketahanan sosial di tingkat lingkungan.

Karya Bakti yang berlangsung sejak pukul 07.35 hingga 09.05 WITA itu berakhir dengan aman dan lancar. Semangat gotong royong yang terpancar dari Pasar Cidu menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah investasi jangka panjang untuk mewujudkan kota yang sehat, tangguh, dan berkelanjutan. (*Rz)