SOROTMAKASSAR -- GOWA
Percepatan vaksinasi di seluruh wilayah Indonesia untuk mencegah penyebaran Covid-19 terus dilakukan pihak pemerintah pada akhir tahun jelang Natal dan Tahun Baru saat ini.
Namun ada hal yang menarik perhatian di wilayah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan dimana, salah seorang ibu yang ingin sekali ikut vaksin, namun terkendala dengan kendaraan dan pengantar untuk menuju ke gerai vaksin yang ada di wilayahnya.
Ibu tersebut bernama Mariam Dg Nurung (65) yang berada di Desa Bontoramba, Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. Ibu ini saat melihat salah seorang personil Kepolisian Resor Gowa melintas didekat rumahnya langsung menyampaikan bahwa dirinya ingin divaksin, Rabu (22/12).
"Saya mau sekali divaksin namun tidak ada yang mengantar saya ke gerai vaksin karena keluarga banyak yang sibuk. tadi pas liat Pak Polisi lewat disitu saya meminta tolong agar saya bisa diantar ikut vaksin tapi Alhamdulillah ternyata bisa ikut vaksin walau di rumah," ungkap Mariam Dg Nurung dengan logat bahasa Makassar saat dikonfirmasi sore tadi Rabu (22/12).
Mariam juga mengatakan, kalau dirinya takut jika nanti sanak saudaranya mengajak keluar daerah dan dimintai surat vaksin, maka dari itu dirinya berniat dan tidak takut ikut vaksin.
"Kenapa saya ikut vaksin pak karena saya takut nantinya surat vaksin menjadi prioritas utama saat saya nanti diajak keluar daerah oleh keluarga, maka dari itu saya tidak takut untuk divaksin dan saya percaya vaksin aman dan halal serta membantu program pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang saat ini masih ada di wilayah kita," jelasnya lagi dengan dialog bahasa Makassar.
Sementara itu, Kasubbag Strajemen Bagren Polres Gowa AKP. Aidil mengatakan, bahwa pihaknya tidak jadi mengantar sang ibu ke lokasi vaksin namun kami menjemput bola dengan menemui sang ibu di rumahnya dan vaksinasi pun bisa kita lakukan, ujarnya
Ibu ini awalnya mengetahui kami berada di sekitar rumahnya saat tim kami memberikan himbauan agar masyarakat mengikuti vaksinasi. Spontan sang ibu meminta tolong kepada saya agar bisa diantar kelokasi vaksinasi karena tidak memiliki kendaraan. Hal itu belum dapat diwujudkan seketika itu karena vaksinasi sementara berjalan di kantor kelurahan namun setelah seluruh rangkaian kegiatan berakhir kami pun menemui sang ibu dan vaksinasi pun dapat dilakukan, pungkas AKP. Aidil. (*irw).