SOROTMAKASSAR -- Tana Toraja.
Wakapolres Tana Toraja (Tator), Kompol Jacob Lobo, SH, MH mewakili Kapolres Tana Toraja, membuka kegiatan penyuluhan kesehatan bagi personel Polri, yang dilaksanakan di Aula Bhayangkara Mapolres Tana Toraja, dengan pelaksana kegiatan dari Biddokkes Polda Sulsel, Kamis (19/11/2020).
Kegiatan penyuluhan kesehatan bagi personel Polri ini dititikberatkan pada sosialisasi pengenalan penyakit jantung yang perlu diketahui.
Menurut data, personel yang bertugas di wilayah hukum Polda Sulsel, tercatat di tahun 2020, terdapat 19 anggota yang meninggal dunia disebabkan oleh penyakit jantung.
Hal ini dikemukakan oleh Ketua Tim Penyuluhan, dr. R. Septiyanti Majid, Kaur Yankes Subdit Kespol Biddokkes Polda Sulsel, saat memberikan sosialisasi di depan personel Polres Tator yang mengikuti penyuluhan.
"Berdasarkan data inilah sehingga kami dari Tim Penyuluhan Biddokkes Polda Sulsel memutuskan untuk memberikan materi penyuluhan terkait pencegahan penyakit jantung coroner," ungkap dr. R. Septiyanti.
Dikutip salah satu tips yang perlu diketahui, yang dianjurkan oleh dr. R. Septiyanti, sebagai berikut :
Tips Pencegahan Penyakit Jantung Coroner :
- Mengurangi asupan lemak total.
- Mengganti asam lemak jenuh dengan lemak tidak jenuh dari sayuran dan makanan laut.
- Meningkatkan asupan buah, sereal, sayuran.
- Mengurangi total asupan kalori bila berat badan bertambah.
- Berolahraga dengan baik dan tidak membebani kerja jantung.
Kegiatan penyuluhan kesehatan yang berlangsung di Aula Bhayangkara ini diikuti oleh perwira dan bintara Polres Tana Toraja, dengan tetap merujuk pada protokoler kesehatan.
Sebelum kegiatan dimulai, personel diwajibkan untuk melalui tahapan periksa suhu tubuh dan penyemprotan handsanitizer oleh panitia.
Begitu pula posisi kursi diatur dengan jarak 1 meter, sehingga kegiatan yang berlangsung ini dapat memenuhi standar anjuran protokoler kesehatan.
Terkait hal tersebut, Kabid Dokkes Polda Sulsel Kombes Pol dr. Yusuf Mawadi mengungkapkan, penyuluhan ini bertujuan guna memberikan edukasi kepada personel Polri terkait masalah dan penanganannya.
"Penyuluhan ini diselenggarakan guna memberikan pemahaman dan edukasi personel Polri terkait masalah penyakit serta gangguan kesehatan dan upaya penanganannya," terang Kabid Dokkes.
"Semoga dengan penyuluhan ini para personel Polri dapat lebih mawas diri dan lebih menjaga kesehatannya," pungkas Kabid Dokkes. (*at)