SOROTMAKASSAR -- Medan.
Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si memberikan kuliah umum (General Lecture) di Gereja Kampus Sekolah Tinggi Theologia (STT) Sumut Jl. Sembada, Medan, Jumat (23/10/2020).
Dengan tema "Kesadaran Bela Negara", kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Yayasan Sekolah Tinggi Theologia Sumut DR. Elisabet Sitepu, PJU Polda Sumut, Ketua Sekolah Tinggi Theologia Sumut DR. Imanuel Munthe, para Fungsionaris, Dosen, dan Pendeta STT Sumut serta seluruh mahasiswa/i peserta kuliah umum yang hadir.
Kapolda Sumut mengucapkan terima kasih atas undangan yang diberikan untuk hadir dalam mengisi kuliah umum kepada civitas akademika di Kampus Sekolah Tinggi Theologia Sumut.
Orang nomor satu di jajaran Polda Sumut ini memberikan kuliah umum tentang arti, fungsi dan manfaat bela negara untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari khususnya di tengah wabah pandemi Covid-19 yang melanda dunia dan Indonesia saat ini sehingga mereka bisa memberikan kontribusinya dalam membangun Indonesia sesuai dengan kemampuan dan profesinya masing-masing.

Berbagai macam suku, bahasa, dan agama merupakan kekayaan Bangsa Indonesia yang harus dijaga dan harus dijunjung tinggi kebhinekaan sebagai warga negara Indonesia.
"Indonesia merupakan karunia terbesar dari Tuhan untuk kita, maka dari itu sebagai warga negara Indonesia yang baik, kita harus bersama-sama dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Kapolda Sumut.
Orang nomor satu di jajaran Polda Sumut ini melanjutkan, saat ini yang menjadi fokus adalah memperbaiki sumber daya manusia dikarenakan banyak ancaman kedepan yang akan menganggu keutuhan NKRI, seperti terorisme, narkoba, konflik, cyber, dan masih banyak lagi.
Apabila negara terancam, maka seluruh warga negara Indonesia harus dan wajib hukumnya untuk membela dengan seluruh tumpah darah.

Dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Provinsi Sumut, Jenderal bintang dua tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling bantu-membantu dalam menjaga Kamtibmas agar kondusif.
"Motto kami di Polda Sumut adalah 'Tiada tempat bagi penjahat di Sumut'. Saya ingin orang-orang yang tinggal di Sumut adalah orang-orang yang baik," ujarnya.
Dalam masa pandemi Covid-19 ini, para civitas akademika di Kampus Sekolah Tinggi Theologia Sumut diimbau untuk selalu mengikuti protokol kesehatan yang sudah dibuat demi menjaga kesehatan diri sendiri dan orang lain.
"Jadilah garam dan terang dunia yang harus kita jadikan sebagai filsafat hidup, dan niscaya kita akan berbahagia di dalam kehidupan kita sehari-hari. Serta jadikanlah pekerjaanmu sebagai ladang ibadah," pesan Kapolda Sumut. (Leodepari)