SOROTMAKASSAR -- Gowa.
Dengan mendapatkan pengawalan personel Sat Sabhara Polres Gowa, massa Aliansi Pemuda Berutallasa yang berjumlah sekitar 30 orang menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemda Gowa, Senin (31/08/2020) siang sekitar pukul 13.00 Wita.
Dalam aksi tersebut, massa pengunjuk rasa mengajukan sejumlah tuntutan diantaranya meminta Kadis PMD Gowa dicopot karena dinilai telah gagal dan bahkan diduga ada pembiaran terjadinya tindak pidana korupsi di Desa Berutallasa.
Selain itu, pengunjuk rasa menyatakan menolak pengembalian hasil korupsi masuk pada anggaran perubahan tanpa melalui mekanisme. Mereka meminta pula Camat Biringbulu dicopot karena dipandang tidak mampu menyelesaikan atau melakukan pembinaan selaku perpanjangan tangan Pemerintah Kabupaten Gowa.

Bukan itu saja, tuntutan lainnya yang dikemukakan para pendemo meminta pula diberhentikannya Kepala Dusun yang diduga tanpa memiliki ijasah di Desa Berutallasa, dan juga mengevaluasi kinerja Kades Berutallasa terkait penggunaan DD dan ADD tahun 2019.
Aksi unjuk rasa dilakukan dengan cara berjalan kaki dari titik kumpul di lapangan Sultan Hasanudin sambil membentangkan sebuah spanduk yang bertuliskan "Tolak Hasil Korupsi yang Dikembalikan" menuju ke depan Kantor Pemda Gowa lalu melakukan orasi secara bergantian.
Pada kegiatan itu juga, perwakilan massa pengunjuk rasa sebanyak 6 orang diterima oleh Kadis PMD Drs. Muh. Hasrul, MM. Setelah menerima tanggapan dari Kadis PMD Gowa, massa kemudian membubarkan diri dengan situasi aman dan terkendali. (*rm)