SOROTMAKASSAR -- Gowa.
Mendapat laporan dari warga, Kapolsek Bajeng Polres Gowa Iptu Sunardi, SH, MH didampingi Bhabinkamtibmas Desa Maradekaya Polsek Bajeng Aiptu Nurbadri mengunjungi kediaman pasangan Subaedah dan Sudirman di Desa Maradekaya, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sabtu (15/08/2020).
Kapolsek Bajeng Iptu Sunardi, SH, MH berkunjung ke kediaman pasangan Subaedah dan Sudirman tersebut, untuk mengecek ketiga anak kandung dari pasangan suami istri ini yang sudah 2 bulan tidak bisa belajar karena tidak memiliki HP android.
Di masa pandemi Covid-19 ini, para siswa diwajibkan belajar dari rumah dengan metode pembelajaran jarak jauh berbasis online. Untuk mereka yang berlatar belakang dari keluarga mampu secara finansial, kebijakan ini tentu bukanlah masalah. Namun sebaliknya, untuk siswa dari keluarga miskin hal itu tentu saja menjadi persoalan baru. Beginilah nasib miris siswa miskin.
Seperti halnya yang dialami oleh 3 orang bersaudara, Muh. Syarif duduk dibangku kelas 3 SMPN 1 Bajeng, Syahrul duduk dibangku kelas 1 SMPN 1 Bajeng, dan
Muh. Ikhsan duduk dibangku kelas 5 SDN Pare-pare. Ketiganya anak pasangan Sudirman dan Subaedah yang tinggal di Desa Maradekaya, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa.
Kapolsek Bajeng berupaya mencari solusi dengan menghubungi pihak Guru BK SMPN 1 Bajeng dan Kepala SD Negeri Pare-pare, supaya dikoordinasikan agar ketiga siswa ini bisa belajar kembali.
"Kami sudah koordinasikan dengan pihak sekolah dan berharap supaya ketiga anak ini bisa belajar kembali," kata Kapolsek. (*maa)