SOROTMAKASSAR -- Selayar.
Guna mendukung program pemerintah dalam hal ketahanan pangan nasional, Polres Kepulauan Selayar ajak warga masyarakat membuka lahan milik pemerintah (Pramuka) di puncak Tana Doang, Desa Bontomarannu, Kecamatan Bontomanai untuk menanam tanaman pangan berupa jagung, singkong, kedele dan tanaman holtikultura, Jumat (26/06/2020).
Selaras dengan program Ketahanan Pangan Nasional, Polres Kepulauan Selayar memilih Desa Bontomarannu sebagai Desa Tangguh Nusantara, dimana kriteria Desa Tangguh Nusantara diantaranya Pemerintah Desa bersedia membangun fasilitas Poskamling setiap dusun, fasilitas kesehatan dan lumbung pangan.
Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Temmangnganro Mahmud, SIK, MH mengatakan, Desa Tangguh Nusantara dijabarkan oleh Polres Kepulauan Selayar dengan nama Balla Ewako "Boja Kale" yang berarti daerah atau desa harus bisa menyiapkan kebutuhan pangan warganya, menjaga kesehatan warganya dengan mengaktifkan posko dan mengimbau masyarakat untuk mematuhi imbauan pemerintah khususnya protokol Covid-19.

Ditempat yang sama Kepala Desa Bontomarannu Andi Alang, S.Pd mengatakan, sangat berterima kasih kepada Kapolres Selayar karena memilih Desa Bontomarannu sebagai Desa Tangguh Nusantara.
Lebih lanjut ia mengatakan, dengan terpilihnya Desa Bontomarannu sebagai Desa Tangguh Nusantara, lahan di sekitar wisata Puncak Tana Doang dapat dikelola sehingga mendukung program pemerintah kabupaten dan desa untuk menjadikan Puncak Tana Doang sebagai tempat wisata, dan mengenai Poskamling setiap dusun sudah ada tinggal di benahi dan diefektifkan kegiatan rondanya. (Ucok Haidir)