Melintas di Gowa, 198 Warga Dilakukan Rapid Test, Hasilnya 2 Orang Positif Covid-19

SOROTMAKASSAR -- Gowa.

Menindaklanjuti antisipasi Polres Gowa dalam rangka pencegahan Covid-19 di Kabupaten Gowa pasca pemberlakuan PSBB, telah ditemukan dua orang warga yang positif terjangkit Covid-19 berdasarkan hasil Rapid Test.

Awal ditemukannya dua warga terjangkit virus Corona ketika pada Selasa (05/05/2020) pukul 15.00 Wita petugas medis dari Urkes Polres Gowa dengan dilengkapi APD melakukan rangkaian 3 kegiatan antisipasi penularan virus terhadap warga yang melintas di wilayah Kabupaten Gowa.

Tiga kegiatan itu yakni, pertama, melakukan Screning pertama dengan memeriksa suhu tubuh awal, dan suhu tubuh diatas 38 derajat celcius akan dipisahkan. Kemudian kedua, Screning kedua yakni pemeriksaan ulang suhu tubuh dan gejala-gejala klinis yang muncul. Dan ketiga, melakukan pemeriksaan Rapid Test Covid-19.

Dari hasil pemeriksaan terhadap 198 warga yang melintas di wilayah Kabupaten diketahui dua warga diduga positif terjangkit Covid-19 dan untuk memastikan hal itu selanjutnya dilakukan pemeriksaan ulang dan hasilnya positif.

"Dari kedua orang tersebut diketahui 1 orang warga Gowa dan satu lagi warga Kota Makassar yang berencana akan masuk ke Kabupaten Gowa," ungkap Kasubbag Humas Polres Gowa AKP M. Tambunan.

Pasca diketahui positif terjangkit virus Corona, selanjutnya petugas Urkes Polres Gowa melakukan koordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Gowa dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa untuk dilakukan Diect guna pemeriksaan serta penanganan lebih lanjut.

Kapolres Gowa AKBP Boy Samola saat dikonfirmasi terpisah terkait ditemukannya 2 warga terjangkit virus Corona mengatakan, benar Urkes Polres Gowa telah melakukan pemeriksaan dengan Rapid Test dan ditemukan dua warga terjangkit virus dan terhadap dua orang tersebut telah ditangani pihak Gugus Tugas Covid-9 Kabupaten Gowa.

Terkait hal itu Kapolres Gowa kembali menekankan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gowa untuk tetap berdiam di rumah dan tidak melakukan aktifitas jika tidak penting agar penyebaran virus ini tidak bertambah meluas. (*dion)