SOROTMAKASSAR -- Gowa.
Guna membatasi penyebaran virus corona, pada pelaksanaan Conferensi Pers yang dihadiri Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah didampingi Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs. Mas Guntur Laupe dan Pangdam XIV/HSN Mayjen TNI Andi Sumangerukka SE serta seluruh panitia pelaksana Ijtima Jamaah Tabligh telah mengemukakan beberapa langkah-langkah yang telah disepakati.
Adapun hal yang telah dipaparkan dalam presscon tersebut, diantaranya membatalkan ulama-ulama yang akan datang dan mempercepat kepulangan warga negara asing yang sudah ada.
“Untuk ulama yang telah terlanjur ada, akan kami tempatkan di tempat yang khusus untuk diisolasi agar terpisah dengan orang-orang lokal dan melakukan pengawasan dengan menyediakan tenaga medis untuk memantau kesehatan mereka,” pungkas salah seorang jemaah.
Lebih lanjut, dari informasi yang dihimpun, jemaah-jemaah asing yang telah hadir adalah mereka yang telah berada di indonesia 2-3 bulan yang lalu sebelum virus corona ini menyebar.
“Untuk jemaah lokal, akan kami pulangkan secara berangsur-angsur ke daerah mereka masing-masing,” imbuhnya.
Kapolres Gowa, AKBP Boy Samola, SIK.,M.H memberi apresiasi atas keputusan pihak panitia pelaksana yang menunda kegiatan tersebut.
"Kami berhadap seluruh jamaah memahami kondisi ini, guna menghindari ha(ril)l-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya saat dimintai konfirmasi, Kamis (19/3/2020). (*)