Puskesmas Sabbang Sosialisasikan Hygiene Sanitasi Pangan

SOROTMAKASSAR -- Luwu Utara.

Makanan dan minuman yang dikonsumsi masyarakat ikut mempengaruhi kondisi kesehatan. Untuk itu pengolahan dan penyajian makanan yang sesuai persyaratan kesehatan mutlak untuk diketahui dan diimplementasikan oleh masyarakat, termasuk bagi pengelola rumah makan, warung dan kantin.

Hal ini dikemukakan oleh Hairul Muslimin, SKM, Kepala Puskesmas Sabbang Kabupaten Luwu Utara, dihadapan peserta Sosialisasi Hygiene dan Sanitasi Pangan, Rabu (03/07/2019).

Sosialisasi dilaksanakan di lantai dua aula Puskesmas Sabbang dan diikuti oleh beberapa pemilik warung dan kantin yang membuka usaha di wilayah Kecamatan Sabbang.

Menurut Hairul, pemilik warung makan dan kantin harus mengetahui faktor-faktor terkait pengolahan makanan siap santap yang sesuai persyaratan kesehatan.

"Kasus penyakit seperti sakit perut, diare, keracunan bahkan kematian berpeluang terjadi jika pengelolaan dan penyajian tidak memperhatikan aspek kesehatan," ungkapnya.

Hairul Muslimin meminta pemilik dan pekerja warung makan/kantin untuk menjaga hygiene perorangan meliputi kebersihan tangan, rambut, kuku dan pakaian terutama saat mengolah dan menyajikan makanan.

"Cuci tangan pakai sabun dan air mengalir merupakan praktik sederhana yang kerap diabaikan, padahal sangat berkaitan dengan masalah kesehatan," terangnya.

Menurut Hairul Muslimin lagi, pemilihan bahan makanan dengan mutu baik, pembersihan dengan air bersih, penggunaan alat masak dan alat makan minum yang bersih dan sehat, penyimpanan makanan jauh dari faktor pencemar seperti debu, bahan kimia beracun serta faktor binatang penyebar kuman penyakit merupakan faktor penting untuk dilakukan.

"Hati-hati jika menyimpan bahan makanan serta makanan siap santap. Jauhkan dari bahan berbahaya seperti racun tikus dan racun rumput. Jangan sampai terjadi keracunan," harapnya. (yustus)