SOROTMAKASSAR -- Selayar.
Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Selayar, melakukan penanam 10.000 bibit mangrove, jenis bakau.
Penanaman pohon dilakukan di muara Sungai Tulang Kecamatan Buki, Matalalang, Kecamatan Bontoharu, dan Doda'ia Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Minggu (05/05/2019).
Kegiatan itu dalam rangka hari kesiapsiagaan bencana nasional tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar.
Kepala Seksi Pencegahan Bapan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Selayar, Rey Rivaldi Alfon mengatakan, bibit mangrove ini berasalĀ
dari sekitar lokasi penanaman. Jenis bibit yang ditanam juga berbeda disetiap lokasinya.
"Adapun luas penanaman bibit mangrove 6 meter x 50 meter, dengan metode rumpun berjarak," ujar Rey Rivaldi Alfon, Minggu (05/05/2019) malam.
Tujuan menanam mangrove yaitu, untuk mencegah bencana alam. Apalagi salah satu fungsi utama hutan bakau atau mangrove yaitu, untuk melindungi garis pantai dari abrasi atau pengikisan, dan meredam gelombang besar termasuk tsunami.
"Selain itu, perlindungan biota laut yang hidup di pohon mangrove akan berdampak baik, dalam meningkatkan kualitas lingkungan, kualitas kuantitas dan kuantitas kontinuitas air. Ada pohon, air, kehidupan, dan kesejahteraan," tambah Rey.
Ia berharap agar penanaman bibit mangrove ini, mendapat perhatian serius dari seluruh masyarakat Selayar untuk menjaga alam. (ucok haidir)