SOROTMAKASSAR -- Makassar.
RSUD Maddukeleng, Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, sejak Kamis (4/3/2021), menangani dan merawat pasien gizi buruk.
Muhammad Asril Rahandika, pasien gizi buruk, saat ini sedang rawat inap di rumah sakit daerah yang dipimpin drg Andi Ela Hafid.
Anak dari janda Kasmawati, warga Desa Botto Benteng, Kecamatan Majauleng itu setelah dirawat di RSUD Maddukeleng mendapat perhatian dari Pendamping Kebijakan Pemerhati Masyarakat (PKPM) Sulsel yang diketuai Eka Darmawansyah.
Awalnya, Rabu (3/3), PKPM Sulsel mendapat laporan dari Kelurahan Benceng benceng, Desa Bonto Benteng, Kecamatan Majauleng bahwa ada warga mengidap penyakit gizi buruk.
Selanjutnya tim PKPM Sulsel yang menangani bidang sosial, pendidikan dan kesehatan berangkat ke Sengkang. "Kami langsung ke ruangan tempat dirawat Muhammad Asril," kata Eka Darmawansyah, Kamis (4/3/2021).
Ketua PKPM Sulsel itu bersama timnya melihat langsung keadaan pasien. Setelah itu bertemu langsung dengan Direktur RSUD Maddukeleng, drg Andi Ela Hafid, Kepala Bidang Perawat, dan dr Subaedah.
Andi Ela menyampaikan kepada tim PKPM bahwa pihaknya akan memberikan pelayanan sebaik mungkin.
"Insya Allah, kami sangat perhatikan dan diberi pelayanan sebaik-baiknya," ujarnya.
Subaedah selaku dokter ahli RSUD Maddukeleng juga mengatakan, satu minggu ke depan, pasien gizi buruk tersebut sudah ada perubahan.
Ketua PKPM Sulsel, Eka Darmawansyah menyatakan, pihaknya datang untuk melihat langsung pasien yang kena penyakit gizi buruk yang ada di RSUD Maddukeleng sesuai laporan yang diterima.
"Kedatangan kami hanya ingin mengetahui sampai di mana manejemen RSUD Maddukeleng menangani pasien tersebut. Penyakit yang ditanggung pemerintah ada tiga, yakni penyakit TBC, kusta dan gizi buruk.
Kepala Desa Botto Benteng Abd Haris menyatakan siap membantu menjelesaikan administrasi. "Hari ini (Kamis, red) selesai di Dinas Capil," ujarnya. (ishak).