Buruh Bangunan Tewas Tertimpa Tanah Longsor di Lokasi Pembangunan Kolam Waterboom Grand Mall Batangase


SOROTMAKASSAR -- Maros.

Proses penggalian dan pembangunan kolam arus di lokasi Waterboom Grand Mall Batangase, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, akhirnya merenggut korban jiwa meninggal dunia dan luka-luka, Jumat (23/08/2019) malam lalu sekitar pukul 18.45 Wita.

Kecelakaan kerja yang terjadi akibat longsornya tanah galian dan menimpa dua buruh bangunan, menyebabkan lelaki Syamsul (18) warga Dusun Parang Bo'dong, Desa Bulusuka, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto tewas di TKP.

Sementara seorang buruh lainnya, lelaki Maman Dg Tata (31) warga Desa Kalimpung, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto berhasil selamat namun mengalami trauma terhadap peristiwa tersebut.

Begitu pula mandor pengawas yang saat itu juga berada di lokasi, yakni lelaki Salahuddin (42) warga Dusu  Bilampang, Desa Tana Karaeng, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa, hanya mengalami sakit pada bagian kaki serta trauma dengan kejadian tersebut.

Kronologis kejadiannya bermula ketika Syamsul dan Maman hendak memasang tali pengukur pondasi di dasar galian sedalam 3,5 meter dengan luas 4 m2. Saat sudah berada di dasar galian, tiba-tiba tanah galian yang berada diatas longsor dan jatuh menimpa kedua korban.

Korban Syamsul tertimbun tanah longsor sedalam 3,5 meter dan mengalami luka lecet di dahi kanan, luka lecet di paha kanan, dan luka robek di bagian pantat sekitar dubur. Sementara Maman selamat karena hanya sebagian tubuhnya, paha sampai kaki yang tertimbun tanah.

Melihat Syamsul tertimbun dalam tanah, Maman langsung berteriak minta tolong kepada rekannya yang lain, sehingga dilakukan penggalian untuk menolong korban. Setelah berhasil ditemukan, Syamsul langsung dibawa ke RSUD Salewangang Maros untuk mendapatkan pertolongan.

Namun setibanya di ruang IGD RS Salewangang, dokter Sri yang menangani saat itu menyatakan jika Syamsul telah meninggal dunia. Pihak keluarga dan mandor selanjutnya membawa jenazah korban ke rumah duka di Kabupaten Jeneponto untuk disemayamkan dan dikubur keesokan harinya. (im/jw)