Polsek Mamajang Bergerak Cepat Amankan Lokasi Kebakaran Maut, Dua Korban Jiwa Ditemukan

SOROTMAKASSAR – MAKASSAR, Respon cepat ditunjukkan personel Polsek Mamajang Polrestabes Makassar saat menerima laporan kebakaran yang melanda sebuah rumah yang difungsikan sebagai indekos dan salon di Jalan Tanjung Alang, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Kamis (23/7/2026). Tak lama setelah informasi diterima, personel langsung bergerak menuju lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara, membantu proses evakuasi bersama petugas pemadam kebakaran, serta melakukan pendataan terhadap korban dan warga terdampak.

Kapolsek Mamajang AKP Tri Husada Wahyu Andromeda, S.T., mengatakan pihaknya segera melakukan langkah-langkah kepolisian begitu tiba di lokasi, termasuk menghimpun keterangan awal dari para saksi guna mengungkap penyebab kebakaran. Berdasarkan informasi sementara, api diduga berasal dari lilin yang digunakan sebagai penerangan saat aliran listrik padam. Lilin tersebut diduga terjatuh ketika salah seorang penghuni sedang mandi, kemudian menyulut material rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu sehingga api dengan cepat membesar.

Meski demikian, Kapolsek menegaskan dugaan tersebut masih bersifat sementara. Tim penyidik Polsek Mamajang bersama unit terkait masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan alat bukti serta keterangan saksi untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. "Informasi awal yang kami terima berasal dari penggunaan lilin, namun penyebab pastinya masih kami dalami melalui proses penyelidikan," ujar AKP Tri Husada Wahyu Andromeda.

Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia, sementara sedikitnya empat kepala keluarga yang menghuni rumah kontrakan serta satu unit usaha salon terdampak akibat kebakaran. Aparat kepolisian juga terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan instansi terkait untuk melakukan pendataan serta memastikan penanganan terhadap para korban berjalan optimal.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar, Hasan Fawel, mengungkapkan petugas tiba di lokasi sekitar 10 menit setelah laporan diterima. Proses menuju lokasi sempat terkendala kepadatan arus lalu lintas karena kebakaran terjadi pada jam sibuk, namun upaya pemadaman terus dilakukan hingga api berhasil dikendalikan.

Hasan menjelaskan bangunan yang terbakar merupakan rumah semi permanen yang difungsikan sebagai indekos dan salon dengan konstruksi didominasi material kayu dan papan. Kondisi tersebut, ditambah embusan angin yang cukup kencang, menyebabkan kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian besar bangunan.

Saat proses pendinginan dan penyisiran dilakukan, petugas menemukan dua korban perempuan meninggal dunia di dalam kamar mandi dalam kondisi berpelukan. Peristiwa ini menjadi duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar, sementara Polsek Mamajang memastikan proses penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran sekaligus memberikan kepastian hukum atas peristiwa tersebut. (*Rz)