SOROTMAKASSAR – MAKASSAR, Warga RT/RW 05 Kelurahan Kalukuang, Kecamatan Tallo, menggelar panen perdana program urban farming yang berlokasi di Jalan Andi Tadde 1, tepatnya di salah satu halaman rumah warga. Kegiatan ini menjadi bukti nyata semangat masyarakat dalam memanfaatkan lahan terbatas untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih hijau.
Pada panen perdana tersebut, warga berhasil memanen sayur kangkung yang telah dibudidayakan secara mandiri. Selain kangkung, berbagai tanaman produktif juga dibudidayakan di lokasi tersebut, di antaranya bayam, kacang panjang, terong, daun bawang, bawang merah, bawang putih, serta beberapa jenis tanaman lainnya.
Pelaksanaan program urban farming mendapat pendampingan dari Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Kasi Ekbang) Kelurahan Kalukuang, Suardi, S.Sos., bersama staf Kelurahan Kalukuang, Alif. Kehadiran pemerintah kelurahan diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus memastikan program berjalan secara berkelanjutan.
Selain kegiatan panen, warga RT/RW 05 juga mengikuti edukasi mengenai pemilahan sampah rumah tangga serta praktik pembuatan kompos dari sampah organik. Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar mampu mengelola sampah sejak dari sumbernya, sehingga dapat mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir sekaligus menghasilkan kompos yang bermanfaat bagi tanaman.
Ketua RW 05 Kelurahan Kalukuang, Erni Ishak, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengubah perilaku warga dalam mengelola sampah rumah tangga.
"Kami berharap melalui kegiatan urban farming yang dipadukan dengan edukasi pemilahan sampah dan pembuatan kompos ini, masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan, mampu memanfaatkan lahan yang ada untuk menghasilkan pangan, serta menjadikan pengelolaan sampah sebagai budaya sehari-hari," ujar Erni Ishak.
Program ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Kecamatan Tallo dalam mengembangkan pertanian perkotaan (urban farming) yang ramah lingkungan serta mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan produktif melalui kolaborasi antara pemerintah kelurahan dan masyarakat. (Kusnadi)