Gedung Kosong RS Ujung Pandang Baru Makassar Terbakar, Api Diduga Berasal dari Tandon Air

SOROTMAKASSAR - MAKASSAR.

Insiden kebakaran melanda Gedung Rumah Sakit (RS) Ujung Pandang Baru yang terletak di Jalan Juanda, Kelurahan Ujung Pandang Baru, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, pada Rabu (15/7/2026) sore. Kobaran api diduga kuat bersumber dari sebuah tandon air yang terpapar panas terik matahari dalam waktu cukup lama.

Peristiwa ini pertama kali diketahui sekitar pukul 17.10 WITA oleh seorang warga bernama Arnawati. Saat sedang melintas di Jalan Juanda, ia melihat kepulan asap tebal membubung dari area gedung rumah sakit. Menyadari adanya bahaya, Arnawati spontan berteriak meminta pertolongan warga sekitar untuk memadamkan api dengan alat seadanya, sekaligus dengan cekatan langsung menghubungi petugas keamanan dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar.

Mendapat laporan tersebut, armada Pemadam Kebakaran bergerak cepat. Sebanyak 7 unit mobil Damkar Kota Makassar tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 17.30 WITA. Dibantu oleh warga setempat dan koordinasi yang apik bersama aparat keamanan, petugas langsung melakukan lokalisir dan pemadaman api agar tidak meluas.

Berkat respon cepat dan kerja keras petugas di lapangan, amukan si jago merah berhasil dipadamkan total pada pukul 17.45 WITA. Setelah memastikan kondisi benar-benar aman dan kondusif, seluruh unit Pemadam Kebakaran meninggalkan lokasi kejadian pada pukul 18.05 WITA.

Catatan Kejadian: Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka (nihil) dalam insiden ini. Kerugian material dilaporkan hanya berupa satu unit tandon air yang hangus terbakar. Diketahui pula bahwa Gedung RS Ujung Pandang Baru tersebut merupakan bangunan yang sudah lama kosong dan belum pernah difungsikan hingga saat ini.

Meski dugaan awal api dipicu oleh tandon air yang memanas akibat cuaca terik, pihak berwenang menegaskan bahwa kepastian penyebab utama kebakaran masih harus menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut. Pihak terkait juga telah berkoordinasi secara berkala dan melaporkan insiden ini ke komando atas demi penanganan berkelanjutan. (*)