Dr. Musa Salusu Lolos Bertarung ke Senayan, Setelah KPU Lakukan Verifikasi

SOROTMAKASSAR - RANTEPAO.

Setelah menjalani tahapan pendaftaran Dewan Perwakilan Daerah (DPD) menuju Senayan tahun 2024, sejumlah bakal calon telah kandas dan tidak lolos, karena dalam penjaringan dan verifikasi data banyak peserta tidak penuhi persyaratan, utamanya dalam pengumpulan dan perbaikan berkas.

Sementara tiga peserta bakal calon lainnya sudah lolos dari verifikasi berkas dan masuk sebagai calon jadi untuk bertarung memperebutkan kursi Senator di Senayan 2024, diantaranya Dr. Musa Salusu putra terbaik Toraja yang juga mantan Ketua Badan Pekerja Sinode Gereja Toraja dua Periode.

Musa Salusu yang ditemui wartawan di ruang kerja Kantor BPS pasca lolos berkas ke Senayan, Selasa (14/03/2023) mengatakan, dirinya maju ke dunia politik karena permintaan dan dorongan masyarakat yang begitu kencang untuk maju ke Dewan Perwakilan Daerah (DPD). "Dari dorongan inilah sehingga saya ikut lakukan pendaftaran dan lolos verifikasi berkas faktual," katanya.

Lanjut Musa Salusu, pekerjaan sebagai seorang anggota Dewan Perwakilan Daerah di Senayan adalah untuk melayani rakyat dan penyambung keinginan masyarakat terhadap Pemerintah di pusat. Tugas sebagai anggota DPD sama dengan pekerjaan sebagai seorang Pendeta, karena keduanya sama-sama melayani rakyat dan warga masyarakat untuk yang lebih baik.

Dengan tegas, ia menyatakan, sudah waktunya maju untuk melayani rakyat dan merealisasikan misinya untuk kepentingan negara dan masyarakat, utamanya dalam kepentingan rakyat dan daerah.

Perlu diketahui, Dr. Musa Salusu sebagai putra Toraja mendapat kepercayaan sebagai Ketua Umum Sidang Raya Persatuan Gereja Indonesia yang dipusatkan di Toraja. Sebagai hamba Tuhan, ia tidak mengenal lelah dimana event besar yang sementara digelar di 2023 Injil Masuk Toraja 110 tahun.

Nantinya, kembali akan digelar Event lebih besar di 2024 yakni Sidang Raya Gereja Indonesia di Toraja sekalian sebagai tuan rumah. Ini pekerjaan yang mulia untuk kita semua dan mari beri dukungan penuh, karena kepercayaan kepada daerah Toraja sebagai penyelenggara dan akan dihadiri ribuan orang dari luar. (man)